Staf Ahli Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi yang membuka kegiatan ini mengatakan fashion show merupakan kegiatan positif yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menumbuhkan kreativitas.
“Bisa tampil didepan umum bukan hal yang mudah, dengan fashion show akan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak,”sebutnya.
Sementara itu, ketua panitia Ristianty Andriani mengatakan,event yang dimeriahkan dengan menghadirkan vokalis Dadali Dyrga Nalaprana, akan ditindaklanjuti dengan mengirimkan peserta terbaik ke Jakarta mewakili Provinsi Kepri untuk menjadi icon wajah wajah pesona Indonesia tahun 2019. Dalam kegiatan ini diikuti peserta disabilitas dengan jumlah sekitar 20 anak.
“Dinas Pariwisata Kepri merangkul anak muda Kepri yang antusias dan berprestasi , termasuk disabilitas yang menampilkan batik Kepri . Peserta disabilitas ingin berkecimpung dalam event ini. Kekurangan tidak menjadi hal yang menghalangi mereka untuk terus maju dan berprestasi,”ungkapnya.
Harapannya, Dinas Pariwisata Kepri mensupport peserta terbaik dan berprestasi untuk diberangkatkan dan dibimbing, seperti daerah yang lain.
Hadir dalam kegiatan ini Sasha Asita model internasional dari Singapura yang diundang dalam ajang fashion show. Menurutnya, model model di Kepri memiliki bakat dan talenta yang dibina sejak kecil.
“Fashion show di Singapura diikuti peserta dewasa saja, bukan dari anak anak. Sementara di Provinsi Kepri sejak anak anak sudah dibina untuk berprestasi”ungkapnya. (red)