Zonakepri.com– Antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 terus meningkat.
Berdasarkan data pendaftaran resmi pada laman Gerak Jalan Kota Tanjungpinang, sebanyak 339 regu telah terdaftar untuk mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni 8 kilometer, 17 kilometer, dan 45 kilometer.
Dari jumlah tersebut, cabang 17 kilometer menjadi kelompok dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 141 regu. Sementara cabang 45 kilometer untuk sementara yang mendaftar sebanyak 115 regu, dan cabang 8 kilometer sebanyak 83 regu.
Berdasarkan kategori peserta, pendaftar cabang 8 kilometer terdiri atas 2 regu dari unsur TNI/Polri/Satpol PP/Damkar dan unsur terkait lainnya, 25 regu dari OPD, instansi vertikal, PKK, GOW, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, dan guru, 33 regu kategori umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta RT/RW, dan 23 regu kategori pelajar.
Pada cabang 17 kilometer, tercatat 4 regu dari unsur TNI/Polri/Satpol PP/Damkar dan unsur terkait, 23 regu dari OPD, instansi vertikal, PKK, GOW, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, dan guru, 87 regu dari kategori umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta RT/RW, dan 27 regu kategori pelajar.
Sementara pada cabang 45 kilometer, sebanyak 3 regu berasal dari unsur TNI/Polri/Satpol PP/Damkar dan unsur terkait, 18 regu dari OPD, instansi vertikal, PKK, GOW, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, dan guru, serta 94 regu dari kategori umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan RT/RW.
Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung dalam tiga hari. Kelas 17 kilometer akan dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mulai pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, kelas 8 kilometer akan digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 06.00 WIB. Adapun cabang 45 kilometer akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, mulai pukul 20.30 WIB.
Pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi merupakan salah satu agenda tahunan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, nasionalisme, kedisiplinan, dan persatuan di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, S.T., mengatakan pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi tidak sekadar ditujukan untuk memupuk semangat kebangsaan. Tapi juga kegiatan yang diharapkan mampu berdampak pada pergerakan ekonomi kemasyarakatan.
“Gerak Jalan Proklamasi merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, dan pelaku UMKM, ,” ujar Teguh. Selasa (28/07/2026).
Ia menjelaskan, sama seperti tahun lalu, penyelenggaraan Gerak Jalan Proklamasi tahun ini tetap didukung sistem pendaftaran dan penyajian informasi berbasis digital melalui laman resmi Gerak Jalan Kota Tanjungpinang. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta sekaligus mendukung proses pengelolaan data secara lebih tertib dan transparan.
“Melalui kanal digital, masyarakat dapat mengakses informasi secara langsung dan melihat perkembangan jumlah peserta yang telah terdaftar. Ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menghadirkan layanan informasi publik yang terbuka, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Teguh menambahkan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa Gerak Jalan Proklamasi masih menjadi kegiatan yang memiliki daya tarik kuat dan menjadi wadah kebersamaan bagi berbagai unsur masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, aparat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
“Partisipasi ratusan regu ini menunjukkan semangat masyarakat Tanjungpinang dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerak Jalan Proklamasi bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, disiplin, serta menumbuhkan semangat nasionalisme,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta juga diimbau untuk menggunakan kostum yang sopan, kreatif, dan mencerminkan semangat perjuangan, kebangsaan, serta pelestarian budaya. Peserta tidak diperkenankan menggunakan kostum bertema horor, hantu, pocong, badut menyeramkan, maupun atribut lain yang dapat menimbulkan kesan menakutkan dan tidak sesuai dengan semangat Gerak Jalan Proklamasi.
Pemerintah Kota Tanjungpinang mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik, mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia, menjaga ketertiban selama kegiatan, serta menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang meriah, tertib, aman, dan penuh semangat kebangsaan. (er/Dinas Kominfo)