525 Ekor Sapi Dari NTT Tiba Di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang

Petugas sedang melakukan semprot desinfektan alat angkut sapi yang tiba di pelabuhan Sri Bayintan Kijang Kabupaten Bintan

Tanjungpinang,Zonakepri-Guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi segar menghadapi perayaan hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha 1444 H, pada hari ini, Jumat pagi sebanyak 525 ekor sapi tiba di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang Kabupaten Bintan.

Sapi sapi tersebut didatangkan dari Nusa Tenggara Timur dan diangkut menggunakan kapal Cargo menuju wilayah Provinsi Kepri tepatnya Kabupaten Bintan.

Setibanya di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, ratusan sapi tersebut langsung diturunkan dan diangkut menggunakan truk dan dibawa ke kandang peternak untuk menjalani karantina selama 14 hari dan suntik vaksin sebagai upaya mencegah tertularnya penyakit berbahaya.

Setelah sapi sapi diperiksa tim kesehatan hewan, maka pihak karantina melakukan penyemprotan desinfektan terhadap alat angkut.

Sapi sapi tersebut rencananya akan dibawa menuju Kota Tanjungpinang, selain Kabupaten Bintan dan juga ke Batam. Tapi rencana ini belum bisa dipastikan.

Pimpinan UPT Karantina pertanian Kota Tanjungpinang Aris Hadiyono mengatakan pihaknya bertugas untuk memastikan kesehatan hewan yang tiba di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dokumen Kedatangan hewan hidup yang utama 3 hari hingga 14 hari.

Selain untuk memenuhi kebutuhan lebaran dan  hari raya Idul Adha, sapi sapi yang didatangkan tersebut juga dilakukan penggemukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi segar.

“Dengan menggunakan kapal Cargo Permata Abadi, 525 ekor sapi yang didatangkan dari Nusa Tenggara Timur setibanya di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang langsung diturunkan dari kapal Cargo dan diangkut menggunakan truk untuk dibawa ke kandang peternak yang sudah disiapkan,”papar Pimpinan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kantor  Karantina Pertanian Tanjungpinang Aris Hadiyono.

Menurutnya tim telah melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen terkait kedatangan hewan hidup yang didatangkan dari NTT.

“Semua persyaratan lengkap dan tim juga telah melakukan penyemprotan desinfektan terhadap alat angkutnya,”ujarnya.

Selanjutnya, sapi sapi tersebut menjalani karantina selama 14 hari dan menjalani suntik vaksin sebagai upaya mencegah tertularnya penyakit berbahaya. (rul)

Daging sapi segarIdul Fitri 1444 HKarantina pertanian TanjungpinangSapi dari NTTTiba di pelabuhan Sri Bayintan Kijang
Comments (0)
Add Comment