Zonakepri.com- Selain masyarakat Kota Tanjungpinang yang terdampak banjir akibat guyuran hujan deras pada Jumat 10 Januari 2025, sejumlah masyarakat di Kabupaten Bintan juga terdampak banjir.
Puluhan rumah di dua kampung di Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan terendam banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Jumat 10 Januari 2025.
Dua kampung yang terdampak adalah Kampung Pisang dan Kampung Sei Datuk. Puluhan rumah dan warga di wilayah ini mengalami dampak banjir yang dipicu hujan deras sejak Jumat pagi hingga malam hari.
Salah seorang warga, Paramita mengatakan, banjir sudah terjadi sejak Jumat pagi. Setelah siang hari, ketinggian air mencapai seleher orang dewasa.
“Jumat siang, ketinggian air hujan mencapai leher,” kata dia di lokasi, Sabtu (11/1/2025).
Ia menyampaikan, Kampung Pisang sudah menjadi langganan banjir di setiap tahunnya. Kondisi banjir paling parah yang saat ini terjadi sama seperti pada enam tahun yang lalu.
Menurutnya, meski hujan deras mengguyur Jumat 10 Januari 2025, namun banjir masih tergenang hingga Sabtu 11 Januari 2025.
“Barang-barang habis lah Bang hanyut semuanya, kasur, piring. Kalau sertifikat adalah bisa kita selamatkan, baju-baju mana ada, ini aja gak ada ganti baju dari semalam,” ungkapnya.
Sekda Kabupaten Bintan, Ronny Kartika mengatakan, berdasarkan data BPBD Bintan ada 681 Kepala Keluarga yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Bintan, diluar dari Kecamatan Bintan Pesisir seperti Mantang dan Tambelan.
Namun, dari 7 kecamatan mulai dari Bintan Utara hingga Bintan Timur, banjir yang terparah terjadi dan menjadi langganan seperti di Kampung Pisang ini. Setidaknya di Kampung Pisang ini terdapat 67 Kepala Keluarga yang terdampak banjir.
“Rencananya Pemerintah Kabupaten Bintan akan menggelar rapat bersama instansi terkait pada Sabtu malam ini, guna memitigasi bencana dengan rencana menetapkan kawasan Bintan menuju ke tanggap darurat,” ucapnya. (Zup)