Korban Akmal Budiantoro ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi terseret arus laut.
Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongam Tanjungpinang Eko Suprianto menjelaskan,korban ditemukan tidak jauh dari lokasi karena adanya pasang surut arus laut, sehingga korban tidak terbawa arus jauh dari loakasi kejadian.
“Hari kedua pencarian korban, Tim SAR berhasil menemukam korban (Akmal) saat mengapung di sekitar lokasi kejadian,sementara jasad korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Eko.
Eko menambahkan,dengan ditemukannya Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Akmal sebelumnya sempat dicari Tim SAR Gabungan setelah terseret air laut saat memancing bersama teman-temannya di Perairan Lagoi Bay, Bintan.
Dalam pencarian korban, unsur SAR Gabungan adalah Kantor SAR Tanjungpinang, Polair Polres Bintan dan masyarakat setempat. Ada pun alat utama yang digunakan satu Sett Rubber Boat, Truck Personel, Rescue D-Max, speed boat (SB) Polair Polres Bintan dan SB Resort.***