Home » Head Line » Anaknya Baru Dioperasi, WNI Ini Dipulangkan

Anaknya Baru Dioperasi, WNI Ini Dipulangkan

Sofiatun (26) dipulangkan bersama anaknya Nurhalim Azri, di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Rabu (7/9). (Foto. Aji Anugraha)

Sofiatun (26) dipulangkan bersama anaknya Nurhalim Azri, di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Rabu (7/9). (Foto. Aji Anugraha)

Tanjungpinang, ZonaKepri.com – Kasian Sofiatun (26), Warga Negara Indonesia (WNI) Migran Korban Perdagangan Orang (KPO) yang ikut dideportasi (Dipulangkan,red) bersama 360 WNI lainnya dari Malaysia, tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Rabu 7 September 2016, pukul 16.15 WIB.

Sofiatun ikut dideportasi bersama anaknya Nurhalim Azri yang baru berusia 4 bulan, dengan kondisi baru saja dioperasi kepalanya lantaran terdapat nanah didalamnya.

“3 Minggu yang lalu dioperasi di Hospital Ipo, Kuala Lumpur Malaysia,” katanya.

Bekas jahitan di kepala Nurhalim juga masih terlihat baru, kata Sofiatun, dirinya ditangkap dan dipaksa pulang ke tanah air saat berada di Hospital Ipo.

“Saya dibawa petugas dari rumah sakit terus ke kantor imigrasi disana,” jelasnya.

Sementara suaminya, Sabri masih berada di Malaysia, kabarnya Sabri masih menunggu giliran untuk dipulangkan sebagai WNI KPO kali ini.

Alasan Sofiatun memelih kerja ke Malaysia katanya dikarenakan disana dia di gaji lebih besar dari pada bekerja di Indonesia, sehingga mampu mencukupi kehidupan keluarganya.

“Uangnya banyak, cukup untuk keluarga,” katanya.

Dalam Pemulangan WNI Migran KPO kali ini, Pendamping Pemulangan WNI Migran KPO Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) Provinsi Kepri, Aryudha Yalasandi menerangkan sebanyak 360 orang dipulangkan.

“264 Laki-Laki, 86 Perempuan, 6 Anak Laki-laki dan 4 Anak Perempuan. Masih ada 300 lebih lagi yang akan dipulangkan dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia,” jelasnya.

Yudha menjelaskan, diketahui sepanjang Agustus hingga September 2016 terdapat 1006 WNI Migran KPO yang dipulangkan Kemensos RI dari Malaysia melewati Tanjungpinang

“Mereka akan dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Senggarang, kemudian akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, melalui Pelabuhan Kijang, menuju Jakarta dan Medan,” tukasnya. (Aji Anugraha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top