Antisipasi Kebakaran di Pulau Terpencil, Bupati Cen Sui Lan Salurkan Alat Pemadam Portabel 

Bupati Natuna Cen Sui Lan

Zonakepri.com – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, terus menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan warga di wilayah kepulauan.

Melalui program pengadaan alat pemadam kebakaran portabel, pemerintah daerah mulai menyalurkan bantuan ke sejumlah pulau terpencil untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

Pendistribusian alat pemadam api tersebut mulai dilakukan tahun ini dan akan berlanjut hingga menjangkau seluruh pulau yang dinilai membutuhkan perangkat pemadam kebakaran.

“Tanggal 24 November nanti saya mau keliling pulau dulu. Saya mau ke Pulau Midai, Subi, dan Serasan. Banyak kegiatan yang akan saya laksanakan, salah satunya menyerahkan alat pemadam kebakaran portabel di Subi dan Serasan,” ujar Bupati Cen di kediamannya, Kamis (13/11/2025).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyalurkan perangkat serupa ke Pulau Sedanau. Peralatan tersebut kini telah berfungsi dan siap digunakan untuk menangani kebakaran di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Cen mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah juga telah menganggarkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran yang akan dioperasikan di Pulau Subi dan Pulau Serasan.

“Sehingga nanti alat yang kita tempatkan di Serasan itu bisa dipergunakan di pulau lainnya lagi. Alat portabel itu harganya sekitar Rp700 juta per unit,” jelasnya.

Menurutnya, program ini bersifat strategis dan menjadi prioritas, karena perangkat pemadam kebakaran baik dari sisi peralatan maupun sumber daya manusia (SDM) merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Intinya, APBD ini kita utamakan untuk kegiatan yang langsung dibutuhkan masyarakat. Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan kita dapat menempatkan alat pemadam di semua pulau, atau setidaknya di setiap kecamatan yang ada di wilayah kepulauan,” harapnya.

(Zubadri)

Bupati Cen Sui LanDi pulau TerpencilSalurkan pemadam kebakaran
Comments (0)
Add Comment