Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran, PELNI Sediakan Tiket Non Seat

Zonakepri.com-PT Pelni memberikan diskon tiket Kapal Pelni sebesar 30% berlaku khusus untuk kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang Kapal PELNI.

Diskon tersebut berlaku untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan proyeksi sekitar 445 ribu penumpang.

Program diskon transportasi ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi mulai dibuka pada Rabu (11/2) lalu.

Kepala PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana ditemui Senin 23 Februari 2026 menyebutkan berdasarkan data di loket Pelni Tanjungpinang hingga Minggu 22 Februari 2026 sudah terdapat 565 orang yang membeli tiket KM Bukit Raya pada keberangkatan 14 Maret 2026 dengan rute Letung-Tarempa-Serasan hingga Tg. Perak Surabaya. Sedangkan pada Keberangkatan 17 Maret 2026 terdapat 716 orang yang membeli tiket KM Tidar dengan rute Kijang-Tg Priok-Bau Bau-Larantuke dst.

Program diskon 30 persen berlaku untuk keberangkatan kapal Pelni mulai 11 Maret hingga 5 April 2026. Pada rentang waktu tersebut, hanya ada dua keberangkatan kapal Pelni dari Tanjungpinang – Kijang menuju antar pulau di Kepri dan di luar Provinsi Kepri. Yakni keberangkatan 14 Maret dan 17 Maret 2026. Sehingga pada dua keberangkatan itulah, penumpang mendapat kuota diskon 30 persen selama kuota masih ada,” sebut Putra Kencana.

Menurutnya, saat ini kuota diskon masih ada dan belum penuh. Jika kuota diskon 30 persen yang ditargetkan untuk 445 ribu penumpang secara nasional sudah terpenuhi, maka otomatis tiket penumpang akan dikenakan biaya normal.

Antisipasi lonjakan penumpang mudik lebaran, Putra Kencana menyebutkan akan disediakan tiket non seat yang juga disediakan melalui channel pembelian tiket kapal PELNI, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Demikian juga untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.

Jika terjadi lonjakan penumpang, sedangkan tiket seat sudah habis maka tidak tersedia penambahan trip atau penambahan kapal Pelni untuk melayani penumpang, namun disediakan tiket non seat yang dapat diakses melalui channel resmi Pelni.

Saat ini, sejumlah warga sudah banyak yang mendatangi loket Pelni Tanjungpinang untuk menanyakan langsung terkait pembelian tiket melalui channel resmi maupun pembayaran tiketnya. Sejumlah petugas Pelni telah standby di loket untuk membantu dan melayani masyarakat yang kesulitan untuk memesan tiket kapal Pelni untuk mudik lebaran.

Edo yang hendak mudik ke kampung halaman di Bau Bau telah membeli tiket kapal Pelni dengan harga Rp500 ribu dari Pelabuhan Kijang. “Harga tiket normal Rp750 ribu tapi dapat diskon 30 persen jadi Rp500 ribu,”sebutnya saat berada di Loket Pelni Tanjungpinang.

Sementara itu, Saroso yang datang ke loket Pelni Tanjungpinang bersama lima anggota keluarga hendak mudik ke Surabaya telah membeli tiket per orang Rp500 ribu. “Tidak dapat diskon 30 persen, karena keberangkatan kapal pada 5 Maret 2026,”ujarnya. (rul)

Jelang mudik lebaranKuota diskon 30 persenPelni Cabang TanjungpinangPembelian tiket Kapal Pelni
Comments (0)
Add Comment