Pemerintah Kabupaten Bintan sangat optimis mewujudkan pembangunan dan pengembangan daerah berazaskan pemerataan pembangunan. Mulai dari bidang fisik hingga sosial kemasyarakatan, menjadi prioritas dalam penentuan beberapa kebijakan.
Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM, mengatakan wujud keberhasilan dan kemajuan daerah harus dimulai dari desa. “Pembangunan dari Desa, dari situ daerah kita juga akan ikut tumbuh dan berkembang,”kata Apri.
Pemkab Bintan sudah menganggarkan lebih dari Rp104 miliar untuk desa kurun satu tahun. Total pagu dana yang telah digelontarkan untuk Desa dalam kurun waktu 2015-2019 lebih dari Rp348 miliar. Apri selalu menekankan pemanfaatan dan alokasi anggaran diterapkan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan.
Geografis wilayah Bintan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan. Untuk itu sinergitas dari aparatur desa memiliki peran penting. Sejauh ini banyak kemajuan yang dialami oleh berbagai desa di Bintan. Progresnya hingga saat ini pun terus berlanjut.
“Tahun 2018 ada 24 BUMDes dengan penghasilan lebih dari Rp500 juta. Dari situ bisa menyumbang PADes lebih dari Rp200 juta.
Tahun ini, di Bintan telah meningkat menjadi 34 BUMDes. Sangat diharapkan pemaksimalam BUMdes bisa terus ditingkatkan dan jangan cepat berpuas diri. Pemerintah Daerah akan selalu memotivasi setiap perangkat desa dengan salah satunya memberi berbagai penghargaan. Seperti penghargaan bagi Desa tercepat dalam penyusunan APBDes Tahun 2019 yang diberikan kepada Desa Ekang Anculai, Desa Numbing dan Desa Mantang Lama. Seluruh Desa yang ada di Bintan juga secara resmi menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai protektif dalam melaksanakan tugas.
*) Dua Tahun Berjalan, 104.676 Ribu Masyarakat Bintan, Manfaatkan Program Berobat Gratis Gunakan e KTP Bintan
Program berobat gratis di Puskesmas dengan hanya menunjukan identitas kependudukan atau e KTP bagi masyarakat Kabupaten Bintan akan tetap dilanjutkan di tahun 2019.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan mencatat bahwa program yang sudah dijalankan sejak tahun 2017-2018 ini, setidaknya sudah melayani sekitar 104.676 masyarakat Bintan.
Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan senang karena Program Berobat Gratis di Puskesmas menyasar kepada masyarakat Kabupaten Bintan yang kurang mampu dan atau belum tercover kartu BPJS. Hal ini bertujuan meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan.
Program berobat gratis di Puskesmas ini menurutnya merupakan salah satu program unggulan Pemkab Bintan. Masyarakat bisa berobat tanpa harus merogoh kocek sedikitpun. Pasien yang berobat menggunakan program ini juga memiliki keunggulan bila berobat dari puskesmas dan dirujuk ke RSUD. Pemerintah daerah akan memfasilitasi untuk pengurusan Kartu BPJS hingga mendapatkan perawatan gratis rawat inap di kelas tiga.
Apri mengatakan antusias masyarakat terhadap program berobat gratis di Puskesmas sangat tinggi. Melihat dari data angka kunjungan 2 tahun terakhir, masyarakat berobat dengan hanya menggunakan KTP Bintan di Puskesmas juga tinggi. Pemerintah Daerah mencoba membuat program yang dapat menyentuh, bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.***