BMKG :  Pola Gangguan Angin Lapisan 3000 ft Picu Cuaca Ekstrem di Tanjungpinang

Tiang lampu di Jembatan Dompak Tanjungpinang ambruk diterjang angin kencang

Zonakepri.com-Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kota Tanjungpinang pada hari ini disebabkan adanya pola gangguan angin lapisan 3000 ft, terpantau terdapat belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau, sehingga mempengaruhi peningkatan pertumbuhan awan – awan konvektif di sekitar wilayah Kota Tanjungpinang dan Kab. Bintan.

Nilai labilitas atmosfer terpantau ringan – sedang, berkontribusi untuk mendukung proses konvektif tumbuhnya awan cumulonimbus (Cb) di sekitar wilayah Kepulauan Riau termasuk wilayah Pulau Bintan.

Kepala Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang Ahmad Kosasih mengatakan pada 2 Juli 2025  kondisi klimatologis, curah hujan di wilayah Pulau Bintan pada bulan Juli 2025 diprediksi mencapai kategori menengah yang berkisar 100 – 300 mm dengan sifat hujan normal hingga atas normal.

“Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dipengaruhi oleh skala regional dan lokal,”sebutnya.

Dari hasil analisis pantauan data penginderaan jauh berupa citra radar dan satelit cuaca, menunjukan pada citra radar cuaca jam 02.18 UTC (09.18 WIB) terdapat awan konvektif Cumulonimbus (Cb) yang mulai memasuki wilayah Kota Tanjungpinang dari arah Selatan – Barat Daya, pertumbuhan awan Cb tersebut sudah terpantau pada citra satelit sejak jam 01.50 UTC (08.50 Wib) disekitar perairan Tanjungpinang, kemudian meluas ke beberapa wilayah pulau Bintan hingga pukul 06.30 UTC (13.30 Wib) yang mengakibatkan terjadinya hujan disertai petir/ kilat dan angin kencang/ microburst dengan kecepatan angin 10 – 35 Knot (18 – 65 km/jam).

BMKG telah menyampaikan peringatan dini akan terjadinya kondisi cuaca ekstrem sejak jam 10.29 dan terus dimutakhirkan informasinya dan disebarluaskan melalui media sosial serta group WA stakeholder pemerintah daerah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Menurutnya, prakiraan cuaca dalam tiga hari kedepan masih terdapat potensi terjadi hujan dengan intensitas ringan – sedang yang dapat disertai petir/ kilat dan angin kencang terutama pada pagi dan siang, hari dengan skala lokal/ tidak merata.

Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar terus waspada dan siaga terutama saat terjadi hujan ringan hingga sedang sesekali lebat yang disertai petir/ kilat dan angin kencang.  “Bagi nelayan agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi efek dari angin kencang dan potensi banjir pesisir untuk wilayah perairan Bintan,”pesannya.

Serta terus memantau informasi terupdate perkembangan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau dapat mengakses website https://www.cuaca.bmkg.go.id (rul)

 

Angin KencangBMKGDi TanjungpinangHujanpetirPicu Cuaca ekstremPola gangguan angin
Comments (0)
Add Comment