Zonakepri.com – Bank Tabungan Negara (BTN) Kepri Moonrun 2025 sukses digelar sebagai ajang olahraga lari yang berlangsung malam hari di kawasan tepi laut Tanjungpinang, Sabtu malam (27/12/2025).
Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dan dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta berbagai instansi terkait.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, BTN Kepri Moonrun 2025 bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet lari muda berbakat di Kepri.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Kita melihat banyak anak-anak muda yang tampil luar biasa di kategori 5K dan 10K. Ini tentu membanggakan dan harus terus dikembangkan ke depan,” ujar Ansar.
Ia berharap event serupa dapat terus berlanjut dan dikemas lebih menarik ke depannya, bahkan mampu menarik wisatawan mancanegara.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BTN menjadi langkah strategis dalam mendorong promosi pariwisata Kepri.
“Ke depan kita ingin event ini menjadi agenda rutin berskala internasional. Kepri punya potensi besar, dan BTN sebagai institusi perbankan nasional memiliki peran penting dalam mendukung promosi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Komisaris Independen Bank BTN, Pietra Machreza Paloh, menegaskan bahwa BTN Kepri Moonrun diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga pariwisata dan ekonomi daerah.
“Indonesia memiliki banyak daerah dengan potensi wisata luar biasa, termasuk Kepulauan Riau. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan Tanjungpinang dan Kepri ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menjelaskan bahwa total peserta yang mengikuti BTN Kepri Moonrun 2025 mencapai sekitar 3.691 orang, dengan rincian lebih dari 2.600 peserta kategori 5K dan sisanya kategori 10K.
Kegiatan ini menjadi semakin istimewa karena digelar pada malam hari, memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
“Ini memang konsep yang kita kemas berbeda. Moonrun ini terakhir kali dilaksanakan sebelum pandemi, dan sekarang kita hidupkan kembali. Antusiasmenya luar biasa, peserta datang tidak hanya dari Tanjungpinang, tetapi juga dari Batam, Karimun, Lingga, Dabo, Anambas, Bintan hingga Pekanbaru,” jelas Hasan.
Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel, ramainya sektor transportasi, hingga geliat UMKM lokal.
BTN Kepri Moonrun 2025 juga sepenuhnya gratis bagi peserta, dengan pendanaan melalui program CSR BTN serta dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ke depan, target peserta bisa ditingkatkan dua kali lipat. Harapannya, event ini menjadi kalender tetap pariwisata Kepri dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Ki)