Difasilitasi Polres Bintan, Nelayan Desa Mantang dan Berakit Sepakat Berdamai

Zonakepri.com – Polres Bintan melalui Satreskrim memfasilitasi mediasi antara masyarakat nelayan Desa Mantang dan Desa Berakit terkait permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kegiatan mediasi dilaksanakan diruang Satreskrim pada Jumat (12/6/2026).

Mediasi dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Raden Bimo Dwi Lambang, S.Tr.K., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan kedua belah pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut.

Dalam sambutannya, Kasat Reskrim Polres Bintan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi dalam proses mediasi. Ia berharap permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara baik sehingga tidak menimbulkan konflik serupa di kemudian hari.

“Kami berharap melalui mediasi ini dapat tercapai kesepakatan yang baik sehingga hubungan masyarakat Desa Mantang dan Desa Berakit tetap harmonis serta situasi kamtibmas di Kabupaten Bintan tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, Datok Sahril Bobo, S.A.P., mengapresiasi langkah Polres Bintan yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak nelayan Desa Berakit berkomitmen untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami nelayan Desa Mantang dan berharap seluruh pihak dapat saling memaafkan serta menjaga hubungan baik antarsesama masyarakat pesisir.

Ketua Nelayan Desa Berakit juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi dan berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali di masa mendatang.

Di sisi lain, perwakilan Kecamatan Mantang menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh pihak Desa Berakit dan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke proses hukum serta memilih penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. Kedua pihak juga berkomitmen menjaga hubungan baik dan mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Polres Bintan berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta tercipta keharmonisan antarwarga di wilayah Kabupaten Bintan.

Menurut keterangan salah seorang nelayan di sekitar Desa Berakit, kejadian perselisihan nelayan ini diawali dari dugaan salah satu nelayan desa Berakit yang memotong jangkar Kelong di desa Mantang.

Hal ini disebabkan tali jaring nyangkut di jangkar Kelong. Namun, setibanya di darat, nelayan dikeroyok dan dituduh mencuri atau melarikan Kelong. Padahal tidak. Hingga akhirnya dilaporkan ke Polres Bintan. “Nelayan Desa Berakit ini telah mengganti kerugian atas jangkar Kelong yang diputus,”sebut Udin, Sabtu 13 Juni 2026.

(hms/rul)

Fasilitasi perselisihan nelayanNelayan berakit dan MantangPolres BintanSepakat berdamai
Comments (0)
Add Comment