GPM di Perum Air Raja Diserbu Warga, 50 Kg Cabai Merah Ludes Terjual 

Warga berbelanja di GPM perum air raja

Tanjungpinang,Zonakepri-Masyarakat Perum Bumi Air Raja dan sekitarnya antusias berbelanja kebutuhan pokok di gerakan pangan murah (GPM), Sabtu 23 Maret 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan Dinas ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri bekerja sama dengan Bulog Tanjungpinang, Swalayan Pinang Lestari, Hypermart, Distributor, BUMD Kepri di Perum Bumi Air Raja di km 15 Tanjungpinang.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan hewan Provinsi Kepri Muhammad Riza Pahlevi mengatakan, gerakan pangan murah yang digelar di Perum bumi Air Raja diminati masyarakat. Bahkan jadual buka pelayanan untuk pembeli semula dijadualkan dimulai pukul 08.00Wib. Ternyata antrian warga yang akan berbelanja sudah banyak maka dibuka pelayanan pukul 07.00Wib.

Hasil penjualan dari gerakan pangan murah, tercatat stok jualan cabai merah sekitar 50 kg, seluruhnya ludes dibeli warga. Mengingat harga cabai merah dibawah harga pasar Rp55 ribu per kg.

Diakui Riza, cabai merah yang dijual berasal dari petani dan distributor. Mengingat stok cabai merah BUMD Kepri saat ini lagi kosong.

Sementara itu, dari 6 stan jualan yang menjual produk minyak goreng, terjual sekitar 200-300 kotak, dengan jumlah per kotak 12 bungkus untuk ukuran 1 liter. Sedangkan minyak goreng 2 liter dalam satu kotak berisi 6 bungkus saja.

Sedangkan beras bulog terjual sekitar 3 ton beras. Meliputi beras SPHP dan Beras Kita premium. Untuk gula pasir juga terjual sekitar 400 kg dari beberapa stan yang menjual gula pasir.

Menurutnya, gerakan pangan murah akan dilaksanakan kabupaten kota yang ada di Provinsi Kepri selama Ramadhan 1445 H.

Diantaranya Kabupaten Natuna yang akan digelar besok, Minggu 24 Maret 2024. Dilanjutkan Karimun, Bintan dan juga Kabupaten Lingga. “Untuk pelaksanaan gerakan pangan murah di Natuna, telah dikirim  menggunakan kapal Roro sekitar 7 ton beragam kebutuhan pokok yang akan dijual disana,”terangnya.

Sementara itu, Dewi warga yang berbelanja di gerakan pangan murah mengatakan memang harga lebih murah dari pasaran. Salah satunya beras SPHP Rp53 ribu per 5 kg, minyak goreng KITA Rp13.500 per liter. Untuk 2 liter Rp27 ribu. Bahkan Syrup Marjan di stan Hypermart Rp19 ribu per botol. Syrup ABC Rp12 ribu per botol. “Syrup Marjan di pasaran harganya Rp23 ribu per botol,”ungkapnya.

Hal senada disampaikan Umi yang berbelanja minyak goreng KITA. “Untuk persiapan lebaran nanti,”sebutnya. (rul)

Beras BulogCabai merah ludes terjualDinas ketahanan pangan pertanian kepriGPM di perum bumi air raja
Comments (0)
Add Comment