Gubernur Tantang Dokter Internship Mengabdi di Kepri

Tanjungpinang,Zonakepri- Provinsi Kepri tahun ini kembali menjadi salah satu provinsi penugasan bagi dokter peserta program Internship Dokter Indonesia (PIDI). Program Kementerian kesehatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menyebarkan dokter-dokter hingga ke pelosok Indonesia.

Kepada para dokter yang ditugaskan di Kepri, Gubernur Kepri Nurdin Basirun meminta agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kerja dokter ini kerja mulia. Selain keahlian, kita juga harus memberikan pelayanan dengan ikhlas, senyum,” kata Nurdin saat menyambut kehadiran dokter internship di GGI Hotel, Rabu (1/6/2016). Dengan begitu, pasien yang ditangani akan tersugesti dan optimis. Dikatakannya lagi, bahwa tantangan utama para dokter di Kepri ini tidak mudah. Dengan wilayah yang luas serta masih banyaknya daerah terpencil menuntut dokter kreatif dalam menangani pasien.Atas dasar itulah, Ia berjanji akan memberikan insentif kepada para dokter yang bersedia ditempatkan di daerah-daerah terpencil.

“Kalau memang mau, kita sekolahkan untuk ambil spesialis. Yang penting mau bertugas di Kepri ini,” tantang Nurdin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjeptjep Yudiana mengatakan bahwa kehadiran para dokter-dokter muda ini secara tidak langsung menguntungkan bagi daerah-daerah penugasan.

“Sejak setahun ini, tidak ada keluhan dokter tidak ada di tempat. Semua puskesmas, dan posyandu di Kepri ini sudah ada dokternya,” kata Tjeptjep.   Maka dari itu, Ia berharap program ini dapat terus berlanjut kedepannya. Sehingga, nantinya program ini dapat menjadi jawaban dari permintaan tenaga dokter di daerah pelosok.

“Untuk tahun lalu kita mendapat 90 dokter internship yang kita sebar di seluruh kabupaten dan kota. Untuk tahun ini ada 96 dokter yang akan segera kita sebar ke seluruh kabupaten dan kota,” kata Tjeptjep.

Adapun para dokter yang bertugas diberikan insentif yang lumayan menggiurkan. Pemerintah pusat memberikan tunjangan Rp2,5juta perbulan. Sedangkan dari provinsi, para dokter diberikan insentif sebesar sejuta tiap bulannya. Ketua IDI Kepri Dr. Ibrahim menyambut baik program karya dokter ini. Ia berharap kemampuan para dokter ini meningkat nantinya. Sehingga, kedepan Kepri dan Indonesia tidak akan kekurangan dokter-dokter hebat.(hum)

 

 

 

Comments (0)
Add Comment