Zonakepri.com-Momen hari raya Waisak menjadi daya tarik bagi wisatawan manca negara yang berkunjung di Kota Tanjungpinang untuk mengunjungi vihara.
Hal itu dilakukan wisman asal Jerman yang mengajak keluarga mengunjungi destinasi wisata seperti patung seribu maupun Vihara Avalokitesvara Graha di KM 14 Tanjungpinang.
Keberadaan patung seribu dan Vihara Avalokitesvara Graha sudah dikenal masyarakat Internasional. Sehingga ketika berkunjung di Kota Tanjungpinang maka kedua destinasi wisata religi umat Budha tersebut menjadi daya tarik bagi wisman.
Kedatangan wisman bersamaan dengan hari raya Waisak, maka mereka akan menyaksikan secara langsung prosesi umat Budha saat bersembahyang di Vihara.
Wisman asal Jerman, bernama Jorg mengaku kagum dengan beragam patung yang ada di Vihara Avalokitesvara Graha. Didampingi menantu yang ternyata berasal dari Jakarta, Jorg mengaku menginap di Hotel Banyan Tree Lagoi Kabupaten Bintan.
“Untuk pertama kali mengunjungi Vihara Avalokitesvara Graha. megah, banyak temple dan bersih,”sebut Sisi, Senin 12 Mei 2025.
Menurutnya, semula rombongan hendak berkunjung ke destinasi wisata Patung Seribu pada hari ini, namun ternyata destinasi wisata patung seribu hari ini tutup.
Salah satu warga yang menunaikan sembahyang, Agus mengatakan saat hari raya Waisak biasanya umat Buddha melakukan sembahyang. Kegiatan keagamaan di vihara bisa berlangsung selama 1–3 hari tergantung pada tradisi vihara setempat.
“Umumnya hari ini (hari Waisak) memang jadi hari utama untuk sembahyang di vihara,”terangnya.
Untuk waktu sembahyang, bisa dilakukan pagi, siang, ataupun malam tergantung jadwal vihara masing-masing. Beberapa vihara juga mengadakan peringatan detik-detik Waisak, biasanya malam hari saat bulan purnama penuh. (rul)