Zonakepri.com-Kebakaran lahan di Kota Tanjungpinang mengalami peningkatan pada periode Januari 2026 dibandingkan Januari 2025.
Tercatat hingga 21 Januari 2026 terjadi sebanyak 23 kasus kebakaran lahan dengan luas mencapai 21 hektar.
Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakatan dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang Dery Ambari menyebutkan kebakaran lahan dipicu adanya pembukaan lahan dengan cara membakar rerumputan atau tanaman, selain itu ada juga yang sengaja membakar sampah dan ditinggal pergi. Hingga akhirnya menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.
Selain kebakaran lahan, pada Januari 2026 juga ada kejadian kebakaran rumah yakni 4 pintu rumah kontrakan yang terbakar disebabkan Konsleting Listrik serta Kebakaran Gudang 1 Unit juga disebabkan konsleting Listrik.
Menurut Dery, cuaca angin kencang dan panas terik memudahkan api untuk menyebar jika ada titik api di lahan. Oleh karena itu, dihimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati hati saat membakar sampah. “Kalaupun membakar sampah, jangan ditinggal pergi. Pastikan api akan mati dan api tidak menyebar luas,”himbaunya, 22 Januari 2026. (rul)