Tanjungpinang,Zonakepri- Meski hari hujan, pedagang Akau Potong lembu sekarang sudah tidak resah. Pasalnya, masing masing pedagang telah memasang atap jualan diatas gerobak mereka.
Seorang pedagang makanan ikan bakar dan sejenisnya Sartia mengaku usai menerima gerobak jualan saat peresmian Akau Potong Lembu beberapa waktu lalu, Sartia langsung tancap gas untuk memasang tenda diatas gerobak jualan.
“Gerobak jualan yang diberikan untuk pedagang tidak memiliki atap yang cukup luas untuk pedagang berlindung saat hujan. Juga alat alat masak pun tidak terlindung kalau hujan,” sebut Sartia, Kamis 18 Januari 2024.
Menurutnya, sebetulnya pemasangan atap jualan diatas gerobak dilarang. Dengan alasan mengurangi keindahan. Namun daripada tak bisa jualan jika hujan, ya terpaksa masing masing pedagang memasang atap diatas gerobak.
Hal senada disampaikan pedagang Sop Ikan Tek yang mengaku sedang merenovasi gerobak untuk dipasang atap jualan. “Waduh, gimana gerobak yang dikasih atapnya tak melindungi pedagang saat hujan. Apalagi kompor juga tak terlindungi. Kalau hujan basah kuyup lah semua. Tak bisa masak juga,”sebutnya.
Menurutnya, usai direvitalisasi beberapa bulan lalu hasilnya memang rapi dan indah hanya saja tempat duduk bagi pengunjung makin sempit dibandingkan sebelumnya. “Kalau ada yang sekedar ngopi lama lama, ya tak bisa lagi. Karena ada pengunjung yang datang untuk duduk dana makan minum,”ujarnya.
Gubernur Ansar saat meresmikan pengoperasian Akau Potong Lembu berharap Akau Potong Lembu menjadi destinasi kuliner yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kota Tanjungpinang.
Menanggapi keluhan pedagang Akau Potong lembu, Gubernur Ansar tidak menutup mata dan berupaya untuk kedepan Akau Potong Lembu menjadi destinasi kuliner yang lebih leluasa dengan nuansa menu makanan yang enak seperti ikan bakar lebam, es cendol dan makanan lain yang digemari pengunjung. “Kedepan akan kita kemas lagi,”sebutnya belum lama ini. (rul)