Home » Advetorial » Kampung Sei Enam Sentra Kuliner Khas “Otak Otak’ Upaya Tingkatkan  Kunjungan Wisman 

Kampung Sei Enam Sentra Kuliner Khas “Otak Otak’ Upaya Tingkatkan  Kunjungan Wisman 

pemprov

Penjual otak otak kuliner khas asal Provinsi Kepri

Bintan,Zonakepri-Kuliner khas masyarakat Kepri berupa “otak otak” yang diolah dari ikan tenggiri maupun cumi cumi yang dibungkus potongan daun kelapa yang dibakar menggunakan arang dari kelapa digemari wisatawan maupun masyarakat Kepri.

Rasa manis, gurih daging ikan maupun sotong yang diolah berbaur dengan aneka bumbu mambuat Otak Otak yang berukuran kecil mungil bagi ukuran kuliner namun memiliki harga yang cukup menguras kantong jika ingin melahap dan terus melahapnya karena kenikmatan rasanya.

Atas dasar itulah maka Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menjadikan Kampung Sei Enam yang terletak di Kecamatan Bintan Timur menjadi sentra kuliner khas daerah untuk kuliner “otak-otak”.

Bahkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan Pemerintah Provinsi telah menyiapkan anggaran untuk mendesain Kampung Sungai enam sebagai kampung pusat oleh oleh di Bintan.

Kampung Sri Enam yang dijadikan sentra kuliner Khas Otak Otak sudah memiliki gapura khusus pertanda memasuki wilayah kuliner khas otak otak. Berjajar penjual otak otak akan ditemui pengunjung saat memasuki wilayah itu. Pengunjung bebas menentukan pilihan akan duduk dan menikmati otak otak mana yang diminati. Pada kanan dan kiri sisi jalan penjual otak otak mendirikan warung jualan.

Penjual otak otak tidak hanya ditemui di kawasan Kampung Sei Enam saja. Namun wilayah lain juga tersedia yakni di kawasan menuju Pantai Trikora Kabupaten Bintan.

Menuju ke arah Kawal, penjual makanan nasi lemak juga menyajikan otak otak khas ikan tenggiri. Harga otak otak dibandrol Rp2 ribu per biji.

Harga yang sama juga otak otak yang dijual di kawasan Kawal Kabupaten Bintan. Yakni Rp2 ribu per biji. Namun untuk otak otak rasa sotong harganya lebih mahal Rp3 ribu per biji.

Menurut pengunjung, rasa otak otak di daerah Sei Enam dan Kawal memiliki cita rasa berbeda. Ada yang memiliki tekstur lembut dan agak keras. Namun semua sama rasa yakni ada rasa manis, gurih dan sedikit pedas.

Untuk keberadaan otak otak di Tanjungpinang, penjual otak otak ditemui berjejer di depan pelabuhan Sri Bintan pura Tanjungpinang maupun Jalan Pos. Juga kawasan Pelantar II Tanjungpinang yang buka saat pagi jelang siang hari.

Seorang wisman asal Singapura Abdullah mengaku gemar makan otak otak jika berkunjung di Tanjungpinang. Bahkan sempat memesan otak otak untuk dibawa ke Singapura sebagai oleh oleh. (Rul)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top