Kejadian pun diketahui terjadi sekitar pukul 01.40 dini hari
Insiden tersebut diketahui pada pagi hari saat pemilik kantin hendak membuka usahanya. Adapun kantin yang menjadi dampak kemalingan ini bernomor 8 dan 10.
Pemilik kantin, Raja Isnaini, mengungkapkan bahwa pelaku masuk melalui jendela dengan cara dicongkel.
“Itu jendela dicongkel, gas habis dibawa. Kantin saya kehilangan dua tabung gas dan uang lebih dari satu juta rupiah,” tuturnya, Jumat (20/6/2025).
Selain miliknya, satu kantin lainnya yang juga dimilki Isnaini dibobol meski kerugiannya lebih sedikit, hanya kehilangan satu tabung gas.
“Uang-uang kecil hasil kembalian dan titipan orang juga ikut raib,” imbuh Isnaini.
Aksi pencurian tersebut terekam oleh kamera CCTV milik salah satu kantin, meski rekaman tidak memperlihatkan wajah pelaku secara jelas.
“Yang terlihat cuma bagian kaki. Tapi dari gerak-geriknya, pelakunya kayaknya tiga orang, sepertinya anak-anak remaja,” jelasnya.
Diduga kuat, pelaku telah memantau aktivitas sekitar sekolah sebelum menjalankan aksinya.
“Kadang maling itu lebih pintar, mereka duluan yang atur kita. Kita ada jaga malam,” ujarnya menambahkan.
Pascakejadian, Isnaini telah melakukan koordinasi awal dengan pihak sekolah.
Pemilik 2 kantin ini menyebut akan adanya rencana pemasangan CCTV tambahan dan perbaikan keamanan disebut menjadi prioritas.
“Saya anggap ini pelajaran berharga. Mungkin karena keteledoran saya juga, barang-barang bisa diambil. Tapi ke depan, kita akan berbenah. Sekolah juga sudah menyampaikan akan menindaklanjuti,” pungkasnya. (Ki)