Home » Head Line » Kapal Kayu Tenggelam Di Kabil, Gerhana Pro Soroti Kinerja Tim Satgas Pengawasan Pelabuhan Tikus Di Kepri

Kapal Kayu Tenggelam Di Kabil, Gerhana Pro Soroti Kinerja Tim Satgas Pengawasan Pelabuhan Tikus Di Kepri

pemprov

Korban kapal kayu terbalik dan karam di perairan Kabil Batam dievakuasi

Tanjungpinang, Zonakepri-Musibah kapal kayu terbalik dan karam di perairan Kabil Batam yang berpenumpang 8 orang, 1 orang selamat, 2 orang dalam pencarian dan 5 dinyatakan meninggal dunia, Gerhana Pro menyoroti kinerja Tim Satgas Penertiban dan Pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi di wilayah perairan Kepri yang di SK kan oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad pada 23 Februari 2022.

Kejadian kapal kayu tanpa nama dengan rute Batam-Malaysia mengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbalik hingga akhirnya karam di Perairan Kabil Kota Batam, membuat Gerhana Pro prihatin atas kejadian ini.

“Sudah berulang kali terjadi adanya kapal yang memuat PMI ilegal yang datang dari dan hendak menuju Malaysia melalui pelabuhan tikus di perairan Kepri, mengalami musibah hingga akhirnya kapal tenggelam dan PMI pun akhirnya ditemukan mengapung di perairan Kepri, “sebut Gerhana Pro Provinsi Kepri Buana Fauzi Februari, Senin 21 November 2022.

Menurutnya, meskipun telah ada upaya untuk mencegah penyelundupan PMI ilegal yang akan berangkat menuju Malaysia ataupun yang datang dari Malaysia menggunakan pelabuhan tikus dan kapal ilegal, dengan dibentuknya tim Satgas penertiban dan pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi (pelabuhan tikus) yang berada di wilayah perairan Kepri Namun keberadaan tim Satgas dianggap sebagai formalitas semata.

“Kinerja Tim Satgas penertiban dan pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi dipertanyakan. Apa yang telah diperbuat selama ini, hingga kejadian kapal kayu tenggelam di Kabil pun lolos dari pengawasan mereka, ” Ujarnya.

Padahal dalam surat keputusan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad disebutkan susunan Tim Satgas Penertiban dan Pengawasan terhadap pelabuhan tidak resmi di wilayah perairan Kepri tidak tanggung tanggung. Diantara Ketua Tim Satgas dikomandoi Danlantamal IV Tanjungpinang, dengan wakil Ketua Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Kepri, Sekretaris Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabujan dan anggota terdiri dari Polisi Militer AL Lantamal IV Tanjungpinang, Kanwil BC Khusus Kepri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kanwil Imigrasi, Dinas Perhubungan Kepri, Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri.

“Apa yang diperbuat Tim Satgas selama ini, hingga kecolongan terjadi musibah kapal kayu terbalik dan karam di perairan Kabil Kota Batam yang mengangkut calon PMI hendak menuju Malaysia. Kejadian ini termasuk bagian dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga, “tegasnya. (rul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top