Bintan,Zonakepri-Seperti biasa Jupri (20), Ande yang paman Jupri(46) dan Andi (16) yang juga masih ada hubungan keluarga, memancing ikan di perairan Bintan pada Minggu 27 Januari 2019.
Mereka berangkat pagi dini hari sekitar pukul 03.09WiB dari rumah menuju laut. Boat kapasitas 3GT yang digunakan untuk mencari ikan. Sembari membawa perbekalan dan perlengkapan secukupnya untuk waktu melaut sekitar tiga hari.
Sekitar pukul 07.00WIB tak ada hujan namun tiba tiba ada terjangan ombak tunggal setinggi sekitar 3 meter menghantam boat yang ditumpangi mereka bertiga. Akibat hantaman ombak itu, ada satu papan di lantai boat pecah dan paku yang tertancap untuk papan terlepas. Akibatnya, air laut dengan deras masuk boat. Dalam hitungan menit boat tenggelam.
Andi melepas pakaian yang dikenakan untuk menutup papan yang pecah agar tertutup. Namun ternyata usaha ini tidak berhasil.
Untunglah Jupri dan dua saudaranya sempat memungut tutup fiber tempat penyimpan ikan kapasitas setengah ton warna biru sebanyak dua keping. Lalu ditumpuk dan digunakan untuk berpegangan mereka bertiga. Selain memungut tutup fiber, Jupri juga sempat memungut toples plastik tempat menyimpan handphone mereka bertiga.
“Entah kenapa pada hari itu, dari rumah membawa toples plastik untuk menyimpan Handphone. Padahal biasanya tidak membawa topples. Meski toples sempat terisi air, namun ada handphone yang masih bisa dipakai.
Selanjutnya Andi naik ke atas kotak fiber dan mengusap handphone yang basah terkena air lalu menghubungi saudara dan akhirnya ada yang mengangkat panggilan Andi pun mengabarkan kejadian di laut,”papar Jupri ditemui dikediamannya,Galang Batang Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan,Senin ( 28/1/2019)
Menurut Jupri, saat ketiganya mengapung mulai pukul 07.00WIB hingga sekitar pukul 14.00WIB kaki mereka sudah kram dan kedinginan.
“Kalau melewati pukul 14.00WIB kemungkinan ada yang tak bisa diselamatkan”, sebutnya.(hen)