
Lingga,Zonakepri-Kondisi pipa air bersih di Kelurahan Senayang cukup memprihatinkan. Mengingat sejak 2012 hingga sekarang belum difungsikan, akibatnya banyak pipa rusak akibat selama enam tahun mangkrak dimakan usia.
“Sejak dikerjakan pemasangan pipa pada 2012 hingga sekarang belum difungsikan dan sekarang jaringan pipa sudah tidak memadai,” ujar Bupati Lingga usai mengadakan pertemuan dengan Satker Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSAM) Kepri di ruang kerjanya Rabu sore 26 Desember 2018.
Pertemuan tersebut membahas solusi penyediaan air bersih untuk warga kelurahan Senayang dan sekitarnya termasuk Tajur Biru. Bupati Lingga pun sudah melakukan peninjauan untuk mengetahui secara detail persoalan di lapangan.
“Solusi yang diupayakan untuk mengatasi krisis air bersih dengan perbaikan pipa sambungan rumah tangga melalui Dana Alokasi Khusus(DAK) 2019. Dengan kebutuhan anggaran untuk Wilayah Tajur Biru senilai Rp1,2 miliar dan Kelurahan Senayang Rp750 juta. Dan komitmen sharing anggaran dari Pemkab Lingga melalui Dinas PUPR,”sebut Awe panggilan akrab Bupati Lingga.
Ditargetkan pada Maret 2019, air bersih sudah mengalir ke rumah warga meski belum menyeluruh, sambil menunggu proses perbaikan pipa terus dikerjakan.
Selama ini, Camat Senayang Kimat Awal bersama warga melakukan gotong royong membersihkan area bak penampungan air.(red)






