Zonakepri.com– Titik terang dalam penanganan Susi, warga Tanjungpinang yang diduga menjadi korban penyekapan di Myanmar, mulai terlihat, dimana mantan suami sudah mengirimkan sejumlah uang untuk kepulangannya.
Mantan suami Susi, Rudi alias Acai, mengatakan saat ini korban sudah dapat berkomunikasi setelah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di sana.
“Sebelumnya tidak bisa komunikasi, tapi sekarang sudah bisa karena Susi sudah dirawat,” ujarnya ditemui di kawasan Pelantar 1 Tanjungpinang, Selasa (21/7/2026).
Rudi menerangkan bahwa kedua orang tua Susi telah meninggal dunia, mengenang hal tersebut dirinyalah turun tangan dengan mengirimkan dana lebih dari Rp100 juta atau sekitar sekitar USD 6.000, yang dialokasikan untuk ganti rugi, biaya pengobatan, serta tiket kepulangan.
“Orang tua Susi sudah tidak ada, jadi saya bantu kirim dana ganti rugi dan urus laporan,” jelasnya.
Rudi mengaku tidak mengetahui awal mula Susi bisa bekerja di Myanmar karena status mereka yang memang sudah berpisah.
Namun, setelah mendapatkan kabar yang beredar dirinya tergerak untuk membantu korban dan hal tersebut murni atas dasar kepedulian demi anak mereka, serta berharap Susi bisa segera pulang ke Tanah Air.
“Ini bentuk kepedulian saya karena kami punya anak. Saya berharap Susi segera dipulangkan ke Kepri,” pungkasnya. (Jup)