Aspirasi yang disampaikan salah satunya, meminta perhatian kepada Pemko Tanjungpinang untuk memberikan alokasi dana publikasi yang memadai pada tahun 2020 mendatang. Mengingat jalinan kerjasama dan sinergitas antara media dan pemerintah sangat penting dalam mensosialisasikan baik program, hasil hasil pembangunan, maupun partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kota Tanjungpinang.
“Sinergitas dan insan pers bersama Pemko Tanjungpinang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan menuju masyarakat yang aman dan sejahtera. Namun untuk alokasi anggaran publikasi juga disesuaikan dengan situasi dan kondisi keuangan daerah maka tidak semua bisa diakomodir,”papar Walikota Tanjungpinang Syahrul SPd didampingi Wakil Walikota Rahma Sip dan Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan Zakmi Piliang serta ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang Jaylani.
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim untuk dana publikasi media sudah diajukan anggaran sekitar Rp1,7 miliar kepada DPRD Kota Tanjungpinang. “Saat ini anggaran tersebut sedang dalam pembahasan,”ungkapnya.
Forum Media digelar Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) d lingkungan Pemko Tanjungpinang, Camat dan Lurah. (red)