Zonakepri.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wihaji melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kepri tepatnya di Kota Tanjungpinang.
Dalam kunjungan ini, Menteri Wihaji memastikan bahwa pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Sentra Pemberian Bahan Gizi (SPBG) akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah kepulauan seperti Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ia menegaskan, pemerintah memberikan perlakuan khusus bagi wilayah pulau-pulau agar distribusi program tetap berjalan efektif.
“Nanti akan ada program khusus untuk pulau-pulau, namanya Dahsyat (Dapur Anak Sehat Cegah Stunting). Program ini akan berkolaborasi dengan SPPG agar penyaluran pangan bergizi bisa menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan transportasi,” jelas Menteri Wihaji di Kota Tanjungpinang, Kamis (23/10/2025).
Ia menuturkan, perlakuan khusus tersebut penting agar bahan makanan yang dikirim ke pulau-pulau tetap layak konsumsi dan tidak mengalami kendala distribusi.
“Transportasi dan waktu pengiriman di pulau-pulau itu berbeda. Jadi memang harus ada penanganan khusus supaya bahan pangan tidak basi dan tetap aman dikonsumsi,” tambahnya.
Menteri Wihaji juga menjelaskan bahwa sasaran penerima manfaat MBG tidak bisa dihitung secara tetap karena bersifat dinamis. “Sasaran ini tidak bisa dipatok angka pastinya. Karena setiap hari bisa ada ibu hamil baru, ada yang melahirkan, dan ada balita yang baru masuk kategori penerima manfaat. Tapi sejauh ini, secara nasional sudah ada 1,3 juta penerima dari total estimasi 25 juta orang,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD berhak mendapatkan manfaat program MPG selama di daerah tersebut sudah tersedia SPBG.
“Arahan Presiden sangat jelas, tidak boleh ada satu pun penerima manfaat yang terlewat, termasuk yang berada di pulau-pulau terpencil,” tegas Wihaji.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG dan SPBG di daerahnya.
Ia menyebut capaian Kepri saat ini sudah cukup baik, mencapai sekitar 63 persen dengan 89 SPBG yang telah beroperasi di wilayah perkotaan.
“Program ini kita dukung sepenuhnya di daerah. Kita bantu analisis dan dorong di berbagai sisi, bahkan pendamping keluarga pun kita berikan insentif agar mereka semangat menjalankan tugasnya,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar menambahkan, saat ini pihaknya tengah fokus mempercepat pembangunan SPBG di wilayah kepulauan. “Dari total 394 pulau berpenghuni di Kepri, semuanya akan kita siapkan. Kami juga terus berkoordinasi agar setiap SPPG berada di lokasi yang aman dan sesuai standar, termasuk harus melengkapi dokumen SLHS,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi langkah Menteri Wihaji yang turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi di daerah.
“Kami bersyukur Pak Menteri mau blusukan seperti ini. Dengan begitu beliau bisa memastikan program berjalan sesuai amanah Presiden, agar tidak ada penerima manfaat yang terlewat,” pungkasnya.(Ki)
Editor : Zul