Zonakepri.com-Musim angin utara disertai hujan yang hampir terjadi setiap hari di Kota Tanjungpinang berdampak sulitnya nelayan mencari ikan.
Akibatnya, harga ikan segar terus mengalami kenaikan di Kota Tanjungpinang.
Harga ikan selar yang sebelumnya mencapai harga Rp35 naik jadi Rp40 ribu per kg, sekarang tembus Rp 50 ribu per kg. Sementara itu, ikan tamban yang dari Rp13 naik Rp15 ribu per kg dan sekarang mencapai Rp20 ribu per kg.
Umi pedagang ikan segar keliling di Kota Tanjungpinang mengatakan harga ikan segar terus melonjak, mengingat kondisi cuaca angin utara dan hujan yang terjadi hampir setiap hari.
“Ikan segar susah didapat nelayan, karena cuaca hujan dan angin utara, ” sebutnya, Jumat 24 Januari 2025.
Umi mengatakan, ikan segar yang dijualnya merupakan ikan hasil mancing nelayan saat cuaca di laut teduh. Sehingga tidak setiap hari tersedia ikan segar.
Hal senada disampaikan Husen yang menjual ikan segar di Pasar Bintan Center Tanjungpinang. Menurutnya, ikan yang dijual pedagang ikan hampir seluruhnya menjual ikan yang sudah dibekukan. Meski ikan sudah di es, namun harga ikan juga mahal. Untuk harga ikan tongkol mencapai Rp38 ribu per kg. Sebelumnya, ikan tongkol putih dijual dengan harga Rp25 ribu naik Rp30 ribu per kg dan sekarang Rp38 ribu per kg.
“Hampir semua pedagang menjual ikan yang sudah di es. Karena memang kondisi cuaca angin utara, ” ujarnya.
Menurut pedagang ikan yang lain, Alan, kondisi cuaca saat ini mengkhawatirkan nelayan untuk melaut. “Stok ikan terus berkurang setiap hari. Hal ini membuat harga ikan mahal,” ungkap Alan.
Ikan segar yang dijual di pasaran diantaranya ikan peliharaan maupun tambak, berupa ikan lele, ikan patin, ikan mujair juga ikan kerapu. (rul)