Zonakepri.com – Warga Tanjungpinang digegerkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga bom aktif di perairan sekitar Pulau Bayan.
Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Among, warga RT 1 RW 10 Kelurahan Kemboja, saat sedang menjaring ikan.
Ketua RT setempat, Muhammad Azin, menyampaikan bahwa benda mencurigakan itu berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 36–38 sentimeter dan berat kurang lebih 8 kilogram.
“Warga kami bernama Among menemukan benda itu di laut. Ia membawanya ke daratan dan kemudian disampaikan kepada pihak RW hingga diteruskan ke Bhabinkamtibmas,” ujar Azin, Kamis (25/9/2025).
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Misyamyu Alson, membenarkan adanya temuan benda yang diduga mortir tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan di lokasi.
“Benda ini kami duga mortir dalam kondisi masih aktif karena pemicunya masih ada. Untuk memastikan, kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan. Tim Jibom dari Polda akan segera turun melakukan pemeriksaan,” jelas Alson.
Sementara itu, lokasi penemuan bom telah dipasangi garis polisi dan disterilkan agar masyarakat tidak mendekat.
“Kami meminta warga tetap tenang serta tidak melakukan tindakan apa pun terhadap benda berbahaya itu sebelum ditangani oleh tim penjinak bom,” lanjutnya.
Benda mencurigakan tersebut kini dalam pengawasan ketat pihak kepolisian.(Ki)