Pasar Murah Di Tanjungpinang, Minyak KITA dan Beras SPHP Diserbu Warga 

Zonakepri.com-Masyarakat Tanjungpinang antusias berbelanja kebutuhan pokok jelang Iduladha 1447 H di pasar murah bertempat di Halaman Gedung Tengku Mandak Bintan Center Km 9, Minggu 24 Mei 2026.

Seluruh stan jualan yang ada di halaman Tengku Mandak dikerumuni warga untuk berbelanja. Namun, salah satu stan telah menyedot kunjungan warga. Yakni stan Bulog yang menjual Minyak Goreng KITA dan beras SPHP.

Kerumunan warga di STAN Bulog sangat padat, hingga Kadisdagin Kota Tanjungpinang Riany mengatur agar antrian tidak berkerumun dengan membagi antrian menjadi dua baris kebelakang. “Semua kebagian, berbaris dua,”sebut Riany yang berada di Stan jualan Bulog.

Kerumunan juga terjadi di stan yang berjualan minyak goreng merk lain seperti Fortune, Siip, Indomie.

Linda salah satu penjaga stan Bulog mengatakan untuk membeli minyak goreng KITA dibatasi setiap pembeli maksimal dua liter. “Minyak KITA dibatasi dua liter. Satu liter harganya Rp15 ribu,”sebutnya.

Sementara itu, stan jualan hasil pertanian berupa bawang merah, cabai Nano, cabai hijau, cabai rawit dijual dengan harga lebih murah dari harga di pasaran. “Harga bawang merah impor Rp8 ribu setengah kilo, bawang Bombay Rp5 ribu untuk setiap kemasan berisi 5 butir, cabai Nano dikemas perbungkus Rp10 ribu untuk berat lebih dari satu ons,”sebut Herman.

Sementara itu stan Sarimart menjual beragam minyak goreng diantaranya Fortune 1 liter Rp20.700, untuk 2 liter Rp41.500. Minyak Goreng Siip ukuran 900 ml dibandrol harga Rp18.900 sedangkan ukuran 1,8 liter harga Rp37.200.

Sementara itu, stan CV Adil menjual beras merk Buruk Merak, Sunkist, Minang Rasa dengan harga Rp75.000 per 5 kg.

Amar, salah satu warga yang berbelanja di pasar murah mengatakan harga sembako memang dijual lebih murah dari pasaran. Untuk Minyak Goreng KITA saat ini sudah tidak ditemui di pasaran maupun supermarket dan swalayan.” Minyak Goreng KITA hanya dijual di pasar murah ini saja, keliling di pasar maupun swalayan sudah tidak ditemui. Susah carinya. Harga minyak goreng merk lain sudah pada naik,”ungkapnya.

Demikian juga ayam potong dipasaran harganya Rp42-43 per kg, sementara di pasar murah ini dijual Rp38 ribu per kg. “Mau buat soto untuk lebaran Iduladha nanti,”sebut Bu Yanti yang membeli ayam satu ekor dengan harga Rp57 ribu, karena memang ayam yang dijual dikemas per ekor utuh memiliki berat lebih dari satu kilogram. (Rul)

 

 

 

 

 

 

 

Beras SPHP diserbu WargaJelang Iduladha 1447 HMinyak Goreng KITAPasar Murah Tanjungpinang
Comments (0)
Add Comment