Zonakepri.com – Layanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Natuna di wilayah Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, dilaporkan tidak mengalir selama beberapa bulan terakhir.
Kondisi ini memicu keluhan masyarakat yang bergantung penuh pada pasokan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku terpaksa mencari sumber air alternatif akibat terhentinya distribusi air PDAM dalam waktu yang cukup lama. Keluhan ini telah disampaikan kepada pihak kecamatan dan PDAM.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PDAM Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, menjelaskan bahwa permasalahan utama terhentinya aliran air PDAM di Sedanau disebabkan oleh tegangan listrik (voltase) yang tidak mencukupi untuk mengoperasikan pompa air.
“Voltase listrik tidak cukup karena jaraknya terlalu jauh dari trafo induk. Kalau dipaksakan untuk diaktifkan, dikhawatirkan bisa terjadi konsleting dan membahayakan peralatan,” ujar Zaharuddin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pada Jum’at (09/01/2026).
Ia menegaskan, keputusan untuk tidak mengaktifkan sementara pompa air merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada instalasi PDAM.
Lebih lanjut, Zaharuddin menyampaikan bahwa pihak PLN telah menyatakan kesiapan untuk membantu dengan pemasangan jaringan atau kabel baru guna menunjang kebutuhan daya listrik di instalasi PDAM Sedanau.
“PLN siap memasang kabel baru atau jaringan baru. Kami masih menunggu prosesnya agar operasional PDAM bisa kembali normal,” jelasnya.
Zaharuddin juga berharap masyarakat dan pelanggan PDAM di Sedanau dapat bersabar atas kondisi yang terjadi, mengingat persoalan tersebut berkaitan langsung dengan ketersediaan daya listrik.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Selama arus listrik belum mencukupi, operasional belum bisa dijalankan secara maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bunguran Barat membenarkan adanya keluhan warga terkait layanan PDAM tersebut. Ia mengatakan pihak kecamatan telah menerima laporan masyarakat dan telah memfasilitasi koordinasi antara PDAM dan PLN untuk percepatan penanganan.
Pihak PDAM Tirta Nusa Natuna berharap, dengan adanya pemasangan jaringan listrik baru, distribusi air bersih ke masyarakat Sedanau dapat segera kembali normal, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi warga. (Zubadri)