Pemilu 2019 Paling Rumit Dan Ambisius

Batam,Zonakepri – Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo menyatakan pemilu 2019 merupakan pemilu paling rumit dan ambisius karena menggunakan struktur penyelenggara pemilu lima tahun silam. Sedangkan sesuai aturan, pencoblosa dilaksanakan serentak selesai dalam waktu enam jam.

Usai pencoblosan serentak, petugas di TPS melakukan penghitungan suara butuh waktu sekitar dua hari kurang istirahat dan tidur mengingat menghitung suara presiden,DPR RI,DPD RI,DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota. Akibatnya hingga hari ini, Rabu 24 April 2019 tercatat ada 116 orang meninggal.

Namun, dalam pemilu 2019 ini angka golput menurun mencapai 20 persen maksimal 21 persen, tidak seperti pemilu sebelumnya mencapai 23 persen dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 192. 828.520 orang untuk dalam negeri dan 2.058.191 orang di luar negeri.

“Saya setuju kalau aturan pemilu bagi presiden dan legislatif diperbaiki. Jabatan presiden cukup satu kali, namun diperpanjang paling lama 8 tahun. Sedangkan untuk legislatif cukup dua periode. Sehingga tidak terkesan politik dijadikan profesi,”sebutnya saat menjadi Nara sumber workshop Peliputan Pemilu Presiden dan Legislatif 2009 di Hotel Nagoya Hill Batam, 24 April 2019.

Workshop merupakan kewajiban Dewan pers baik diselenggarakan sebelum atau sesudah pencoblosan. Untuk pertama kali, Dewan Pers melaksanakan workshop Peliputan pemilu presiden dan legislatif di Kota Batam usai pencoblosan. Workshop dipandu moderator Zamzami A Karim diikuti puluhan media baik cetak, elektronik, media online dan organisasi jurnalis.(hen)

Comments (0)
Add Comment