Zonakepri.com – Pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau resmi ditutup.
Dalam proses tersebut, nama Ade Angga muncul sebagai satu-satunya kandidat yang mendaftar dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang digelar di Tanjungpinang, Selasa (21/04/2026).
Ade Angga yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kepri periode 2025–2030. Ia menjadi kandidat pertama sekaligus satu-satunya yang memenuhi tahapan pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan.
Dalam keterangannya, Ade Angga mengaku telah mengantongi dukungan signifikan dari pemegang hak suara untuk mengikuti kontestasi Musda.
Musda ke-V Partai Golkar Kepri sendiri dijadwalkan berlangsung di Trans Convention Centre Hotel Aston Tanjungpinang, dengan agenda utama pemilihan Ketua DPD serta konsolidasi organisasi ke depan.
Sementara itu, kader muda Partai Golkar Kepri, Yudha Firmansyah, menilai Ade Angga sebagai figur yang tepat untuk memimpin Golkar Kepri.
“Ade Angga adalah sosok anak muda yang telah teruji secara kompetensi dan pengalaman politik,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.
Ia menambahkan, rekam jejak Ade Angga dalam sejumlah kontestasi politik, termasuk sebagai ketua tim pemenangan, menunjukkan kapasitas strategis serta kemampuan manajerial yang matang.
“Hal itu mencerminkan kedewasaan politik yang tidak dimiliki banyak kader lain,” katanya.
Menurut Yudha, posisi Ade Angga sebagai pimpinan DPRD Tanjungpinang juga menunjukkan tingkat kepercayaan publik sekaligus memperkuat karakter kepemimpinannya yang dinilai stabil, komunikatif, dan progresif.
“Jabatan tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki rekam jejak yang konsisten dan dipercaya publik,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kekuatan jejaring politik Ade Angga yang dinilai menjangkau hingga tingkat pusat, yang menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Partai Golkar Kepri ke depan.
Yudha menegaskan bahwa kepemimpinan ke depan harus diisi oleh figur yang mampu menghadirkan kerja nyata, bukan sekadar kepentingan jangka pendek.
“Kepemimpinan daerah harus diberikan kepada figur yang mampu menghadirkan hasil nyata, bukan sekadar sensasi politik,” tegasnya.
Ia juga menilai, kebutuhan akan pemimpin muda yang matang dan mampu merangkul seluruh elemen menjadi hal penting dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Di sisi lain, Ade Angga menyampaikan bahwa salah satu prioritas utamanya jika terpilih adalah melakukan konsolidasi menyeluruh dari tingkat provinsi hingga ke tingkat bawah.
“Konsolidasi menjadi prioritas utama untuk memperkuat soliditas partai sebagai partai yang berpengalaman,” ujarnya.
Dengan dinamika yang ada, kehadiran calon tunggal dalam Musda Golkar Kepri ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi serta menyatukan langkah menuju agenda politik mendatang.(Ki)