Pelantikan dan pengukuhan ini oleh istri Gubernur Kepri Noor Lizah Nurdin sebagai Bunda Tagana Kepri, Senin (18/3) di Gedung Daerah.
Bunda Tagana Noor Lizah Nurdin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, semoga kedepannya Tagana Kepri bisa lebih siaga, dan tanggap dalam menghadapi bencana.
“Kita tidak berharap bencana datang namun yang harus menjadi perhatian kepada seluruh anggota Tagana adalah apabila ada gejala bencana, cepat-cepat dikabari sehingga bisa diselesaikan dan dibantu seksama,” ungkapnya
Berdasarkan data yang ada, lanjut dia, anggota Tagana ada sebanyak 599 anggota yang tergabung di tujuh kabupaten/kota.
“Pesan saya kepada ketua Tagana Kepri agar dapat menjadi pemimpin yang baik dan tanggap bencana sebagi contoh untuk seluruh anggota,” harapannya
Sementara ditempat yang sama Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kepri, Yeni Ardianti mengatakan, adapun ketua Tagana Kepri yang baru dikukuhkan itu bernama Muhammad Tegar.
“Beliau (tegar.red) sudah menjabat dua priode sebagai Ketua FK Tagana Kepri,” ucapnya
“Terpilihnya beliau kembali saya menilai bahwa beliau dipercayai kembali oleh seluruh pengurus dan anggota Tagana Kabupaten/Kota untuk menajadi nakhoda FK Tagana Kepri,” ungkapnya
Ditempat yang sama Ketua Tagana Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Tegar Balawangak menyatakan bahwa, jabatan ini adalah amanah. Kepercayaan yang telah di amanahkan kepadanya harus betul betul dijalankan sesuai dengan amanat organisasi.
Menurut ketua terpilih yang biasa dipanggil Tegar mengatakan bahwa, yg masuk dalam kepengurusan FK Tagana Kepulauan Riau ini di ambil dari Semua Ketua FK Tagana Kabupaten maupun Kota dan anggota lainnya se Provinsi Kepulauan Riau.
“Semoga dengan adanya keterwakilan dari Kabupaten Kota dalam Kepengurusan FK Tagana Provinsi, maka dalam tugas penanggulangan bencana di daerah tidak ada hambatan karena semuanya dilakukan dengan dasar koordinasi dan komunikasi yang baik”,sebutnya.
Masih menurut Tegar, Sebuah organisasi itu akan besar jika timnya solit. Tanpa solidnya tim, sebesar dan sehebat manapun seorang pimpinan pasti tetap berjalan di tempat.
Senada yg di ucapkan kabid kerja sama tagana provinsi kepri Hamdan Syahriyal, bahwa tagana sekarang ini harus lebih banyak mendisiplin kan diri ke hal hal yg berhubungan dgn masyarakat, seperti cepat dan tepat waktu jika terjadi bencana.
Hamdan Syahriyal yang juga menjabat ketua tagana kota Tanjungpinang menambahkan, jika sabar dan solid maka semakin besar lah tagana itu sendiri.
“Kepada semua pengurus dan anggota Tagana Provinsi Kepulauan Riau, mari kita bersama sama menyatukan persepsi dan dengan tekat yang kuat untuk membesarkan Organisasi yang kita cintai ini. Semoga kedepannya Tagana Kepulauan Riau menjadi Tagana percontohan untuk tingkat daerah maupun tingkat nasional”jelasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinsos Kepri Doli Boniara, Kabid dan kasie linjamsos Dinas Sosial Provinsi Kepri, Kabid dan Kasie Linjamsos Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Ketua FKPPI Irwan Panggabean, Ketua Karang Taruna Kepri Said Idris, Anggota DPRD Tanjungpinang, Ginta Asmara, dari Organisasi IOF, Ok. Community serta para tamu undangan lainnya termasuk mitra kerja Tagana diantaranya Pelopor Perdamaian.***