Zonakepri.com-Seorang pemilik lahan di kawasan bawah Perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak melakukan aksi protes terkait kegiatan penimbunan lahan.
Menurut pemilik lahan bernama Muhammad Nasir, akibat penimbunan lahan telah menghambat saluran air dari area perkantoran menuju kebunnya.
“Sejak ada aktivitas penimbunan tahap kedua di wilayah itu, gorong-gorong yang seharusnya mengalirkan air dari Kantor Gubernur menuju laut menjadi tersumbat. Akibatnya, air meluap dan berpotensi menyebabkan kebun Saya banjir,”ujarnya, Rabu 5 November 2025.
Menurutnya, permasalahan timbul akibat air gorong gorong perkantoran Gubernur Kepri tidak bisa mengalir ke laut. Karena ada timbunan. “Kami sebagai pemilik lahan merasa keberatan,” tandasnya.
Ia menjelaskan, lahan kebunnya memiliki luas sekitar empat hektare, ditanami berbagai pohon tahunan dan tanaman produktif. Menurutnya, sejak dulu saluran air dari area perkantoran sudah mengalir secara alami ke arah kebun miliknya tanpa masalah, namun kini aliran itu terhenti total.
“Kalau akses aliran air gorong-gorong ini tidak dibuka, kebun kami bisa banjir. Air tak bisa turun ke laut,” tambahnya.
Nasir mengaku sempat menemui pihak yang melakukan penimbunan dan mereka berjanji akan membuka kembali saluran tersebut dan memasang gorong-gorong baru sebelum pekerjaan selesai. Namun hingga kini, janji itu belum terealisasi.
“Katanya nanti mau dibuka, tapi sampai sekarang belum mulai. Saya sudah menunggu, tapi belum ada tanda-tanda pekerjaan dilanjutkan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Meski demikian, Nasir mengaku belum melakukan pertemuan resmi dengan pihak pemerintah provinsi terkait masalah ini. Ia berharap pihak terkait segera menindaklanjuti agar saluran air bisa berfungsi kembali dan kebunnya tidak terendam banjir.
“Harapan saya cuma satu, gorong-gorong yang tersumbat itu segera dibuka kembali supaya air bisa mengalir seperti semula,” tutupnya.
Pantauan di lokasi penimbunan itu tidak terlihat aktivitas pekerjaan yang dilakukan. Beberapa mobil pengangkut tanah terlihat terparkir dan beberapa supir kendaraan itu sedang istirahat.(Ki)