Perawatan Sapi Banpres Limousin Cross Di Peternakan Eza Mandiri Tanjungpinang

Sapi Banpres Jenis Limousin Cross di Peternakan Eza Mandiri Tanjungpinang

Zonakepri.com-Sapi jenis Limousin Cross dengan berat badan 916 Kg di Peternakan Eza Mandiri Tanjungpinang terpilih sebagai sapi bantuan presiden (Banpres) untuk Kota Tanjungpinang untuk hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446.

Sapi yang didatangkan dari Lampung sejak 3,5 bulan lalu tersebut dirawat sungguh sungguh dan digemukkan sebelum Hari Raya Idul Adha 2025.

Bahkan, sapi bantuan presiden ini diberi nama khusus “Jersen” untuk memudahkan dalam pengawasan maupun perawatan di Peternakan Eza Mandiri Tanjungpinang.

Pemberian pakan untuk sapi sapi yang dipelihara di Peternakan Eza Mandiri dalam sehari sebanyak empat kali, mulai pagi, siang, sore dan menjelang malam. Sedangkan untuk kebersihan kandang dilakukan dua kali sehari. Yakni pagi dan sore hari.

Jenis pakan pun, bervariasi tidak hanya rumput gajah semata. Melainkan ada juga pakan tambahan berupa singkong yang difermentasi serta pemberian jamu yang salah satunya berbahan kunyit.

Pemilik Peternakan Eza Mandiri Jefrizal ditemui Minggu 25 Mei 2025 mengatakan, sebelum sapi di peternakannya ditetapkan sebagai sapi bantuan presiden untuk Idul Adha 2025, terlebih dahulu melalui proses seleksi yang melibatkan instansi terkait dari Pemko maupun Provinsi Kepri hingga Sekretariat Presiden.

 “Pada Jumat (23/5), diberitahu langsung oleh sekretariat presiden bahwa sapi jenis Limousin Cross ditetapkan sebagai bantuan Presiden untuk Kota Tanjungpinang,”sebut Jefrizal.

Jefrizal mengaku senang, sapi yang dipelihara terpilih sebagai sapi bantuan presiden. “Untuk sapi bantuan presiden memiliki beberapa kriteria. Diantaranya bobot badan diatas 800 kg untuk satu ekor. Jika tidak ada, maka bisa dua ekor. Dan ada sapi yang dipelihara dengan bobot 916 Kg,”sebutnya.

Dengan terpilihnya Sapi jenis Limousin Cross ini, diharapkan Jefrizal bisa menyemangati peternak lain untuk memelihara sapi dengan berat yang lebih dari 800 Kg, agar tahun depan bisa terpilih sebagai sapi bantuan presiden,”ungkapnya.

Untuk harganya, Jefrizal mengaku sapi jenis Limousin Cross miliknya dijual dengan harga Rp86 juta dipotong pajak kepada Sekretariat Presiden RI.

Jumlah sapi yang dipelihara untuk hewan kurban di Peternakan Eza Mandiri sebanyak 150 ekor dan kambing 200 ekor. Untuk sapi ada tiga kategori ukuran dan harga. Sapi reguler harga Rp21-Rp26 juta per ekor. Kategori sapi medium memiliki harga Rp30-35 juta per ekor. Sedangkan kategori sapi dengan bobot badan paling besar memiliki harga Rp40-Rp80 an juta per ekor.

Abdul Syukur, salah satu pembeli sapi yang datang di Peternakan Eza Mandiri untuk memilih sapi yang akan digunakan sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1446 H  mengatakan sudah dua tahun berturut turut membeli sapi di tempat ini. Karena sapi sapi sehat dan bersih. “Untuk hewan kurban memang harus sapi yang sehat sehingga dipilih sapi di peternakan ini,”ungkapnya.(rul)

 

 

Hewan kurban dari PresidenIdul Adha 1446 HPerawatan sapi BanpresPeternakan Eza Mandiri TanjungpinangSapi jenis limousin Cross
Comments (0)
Add Comment