Zonakepri.com-Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang melakukan kunjungan dilanjutkan dengan audiensi dengan Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan, Selasa 17 Juni 2025.
Audiensi BP Tanjungpinang dan Deputi IV Kantor Staf Presiden berlangsung di Kantor Staf Presiden Di Gedung Bina Graha Jalan Veteran Nomor 16 Jakarta Pusat.
Kepala BP Tanjungpinang Cokky Wijaya didampingi Wakil Kepala BP Tanjungpinang Zamzami A Karim,M Efendi selaku Deputi II, Tengku Ikshan Fadila selaku kepala BP Bidang Pemasaran mengikuti audiensi dengan Perwakilan Plt Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan.
Audiensi membahas usulan perubahan nomenklatur wilayah dari BP Batam
Bintan Karimun (BBK) menjadi Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun (TBBK), untuk memperkuat Pengusahaan dan percepatan investasi di Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri dan bagian dari kawasan perdagangan bebas (FTZ).
Selain usulan perubahan Nomenklatur juga dibahas tentang:
1. Kelembagaan BP Tanjungpinang
2. Proyeksi pengaktifan pelabuhan Tanjung Moco di Dompak
3. Usulan FTZ menyeluruh
4. Posisi BP Tanjungpinang yang berada di ibukota Provinsi Kepri, dengan kemudahan infrastruktur dan pemerintah yang berada di ibu kota provinsi, sehingga potensi pengembangan kawasan industri Dompak menjadi penunjang pergerakan dan pertumbuhan ekonomi yang baik.
“Melalui Audiensi ini, BP Tanjungpinang berharap dukungan Kantor Staf Presiden dalam penguatan kelembagaan ini,”harap Cokky.
Sementara itu, Kantor Staf Presiden dihadiri Prof. Ir. Resdiansyah menegaskan komitmen untuk mendukung debottlenecking lintas lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri sejalan dengan target presiden Prabowo yang menjadikan wilayah ini sebagai kontributor pertumbuhan ekonomi nasional menjadi 8 persen. (rul)