Permintaan Air Melonjak, BPBD Tanjungpinang Distribusikan Air Bersih 312,9 Ton Selama Lima Hari

Zonakepri.com-Krisis air bersih tengah melanda masyarakat Kota Tanjungpinang akibat cuaca panas berkepanjangan dan belum turun hujan sejak Januari 2026 hingga saat ini.

Masyarakat yang menggantungkan ketersediaan air bersih dari sumur sangat terdampak kondisi ini.

Maya, salah satu warga perumahan Dompak Indah Kelurahan Batu IX Tanjungpinang mengaku sejak sumur rumahnya mengering, terpaksa harus membeli tanki air ukuran 1 ton dengan harga mencapai Rp1,5 juta. Sementara untuk mengisi air tanki membeli air sebanyak 1 ton yang harganya saat ini Rp70 ribu. “Kemarin harga air ukuran 1 ton masih Rp60 ribu, hari ini sudah naik Rp70 ribu. Bahkan ada tetangga yang beli Rp80 ribu,”ujarnya, Kamis 12 Februari 2026.

Sementara itu, Yanti warga Perumahan Ceruk Permata di Km 8 atas Tanjungpinang mengaku sejak sumurnya kering, telah meloundri baju baju kotor dan untuk keperluan makan terpaksa membeli di luar. “Tidak ada air, terpaksa baju kotor diloundri dan tidak masak. Ketersediaan air sumur sedikit sekali. Untuk mandi saja masih kurang,”ujarnya.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang Muhammad Yamin melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Yeni mengatakan suply air dikoordinir Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang. Terhitung sejak 6 Februari 2026, distribusi air bersih untuk warga melibatkan BPBD Provinsi Kepri dan Dinas Sosial ( Tagana) Kota Tanjungpinang. Mengingat ketersediaan tanki air BPBD Tanjungpinang terbatas. Sehingga butuh tanki air tambahan dari BPBD Kepri dan Dinsos Kota Tanjungpinang.

Disebutkannya, cuaca panas berkepanjangan mengakibatkan sumur warga mengering. Bahkan saat ini, PDAM mulai membatasi waktu distribusi air untuk pelanggan dan tidak lagi 24 jam.

Berdasarkan data, dalam kurun waktu selama lima hari mulai 6 Februari hingga 10 Februari 2026 telah disalurkan air bersih sebanyak 52 lokasi dengan jumlah air mencapai 312,9 ton.

Untuk distribusi air bersih pada 10 Februari 2026 terdapat 8 kali distribusi untuk 8 lokasi. Meliputi wilayah Kelurahan Pinang Kencana, Kelurahan Batu IX, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kelurahan Bukit Cermin, Kelurahan Tanjungpinang Timur.

Sementara itu, pada 9 Februari 2026 terdapat 13 kali pengantaran meliputi Kelurahan Pinang Kencana, Bukit Cermin, Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang Barat, Tanjung Ayun Sakti, Kampung Bulang, Tanjung Unggat.

Sedangkan pada 8 Februari 2026 dilakukan distribusi air bersih sebanyak 10 lokasi, 7 Februari 2026 sebanyak 13 lokasi. Dan 6 Februari 2026 sebanyak 7 lokasi.

Sedangkan pada Januari 2026 berlanjut hingga 5 Februari 2026, telah disalurkan air bersih sebanyak 98 Ton untuk 75 KK yang tersebar di 22 lokasi yang ada di kelurahan kelurahan dari empat kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang. (Rul)

 

BPBD TanjungpinangDistribusi air bersihPermintaan air melonjakRatusan tonSelama lima hari
Comments (0)
Add Comment