Tanjungpinang,Zonakepri-Pesawat C-130 J30 Super Hercules A-1343 merupakan Pesawat Buatan dari Lokcheed Martin Marietta, Georgia Amerika Serikat dan ke Indonesia dilakukan secara ferry flight, selama 33 jam lebih.
Penyerahan C-130 J30 Super Hercules A-1343 kepada TNI AU disaksikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI A. Gustaf Brugman di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Hari Selasa (15/8/2023).
Super Hercules ini merupakan pesawat ketiga dari total lima unit yang dipesan pemerintah Indonesia kepada pabrik Lockheed Martin di Marietta, Georgia, Amerika Serikat. Dua pesawat sebelumnya, dengan tail number A-1339 dan A-1340 telah tiba pada Maret dan Juli lalu.
Pesawat ini adalah pesawat canggih dengan digitalisasi dan memiliki flight station yang lebih canggih dan sistem avionik digital terintegrasi penuh. Pesawat Super Hercules C-130 J-30 memiliki kapasitas kargo 20 ton, kecepatan, jangkauan, tenaga dan kinerja yang lebih besar dibanding pesawat Hercules sebelumnya, C-130.
Ruang pesawat yang besar bisa membawa 8 palet atau 97 tandu, 128 pasukan tempur, serta 92 pasukan terjun payung. Pesawat C-130J bisa landing di landasan unprepared. Artinya, pesawat tidak hanya mendarat di landasan aspal yang panjang, tetapi juga landasan rumput yang pendek. Pesawat C-130J lebih efisien krunya, krunya hanya bertiga captain pilot, copilot dan load master dan semuanya sudah computerize.
Adapun dalam Kunjungannya di Tanjungpinang dengan misi Latihan T-6 Navigasi Exercise (Navex) . Pesawat C-130 J30 Super Hercules A-1343 dipimpin oleh Instruktur Letkol Pnb Alfonsus F.A.D di dukung oleh Profiensi 3 Personel, Load Master 1 Personel, Extra Crew 6 Personel. (Dispen)