Peyebab kebakaran lahan diduga faktor sengaja dibakar untuk membuka lahan baru disamping faktor cuaca panas berhari hari di wilayah Bintan.
Nurwendi selaku Kepala Unit Pelayanan Tekhnis Daerah (UPTD) Kabupaten Bintan menyebutkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Toapaya Kabupaten Bintan yang membawahi 3 kecamatan yakni
kecamatan Gunung Kijang, Kecamatan Teluk Bintan dan Kecamatan Toapaya memiliki keterbatasan personil dan peralatan.
Hanya ada satu mobil Damkar dengan kapasitas 3 ton yang dapat difungsikan saat ini. Meski ada mobil Damkar dengan kapasitas 5 ton namun mobil ini tidak bisa digunakan karena kondisinya rusak.
Sementara itu, jumlah personil saat ini sebanyak 10 orang saja. Jika saat terjadi kebakaran tidak dibantu Satgas dari Desa, maka petugas Damkar kewalahan mengatasi terjadinya kebakaran lahan akhir akhir ini.
“Minimal untuk satu unit mobil Damkar memiliki jumlah personil sebanyak enam orang. Jika hanya ada 10 personil untuk dua unit mobil Damkar tentu kewalahan mengatasi kebakaran lahan,”paparnya, Rabu 29 Januari 2020.
Lokasi lahan kebakaran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir yakni,simpang gesek, km 24,Bukit Zaitun Kabupaten Bintan, Galang Batang dan Kangboy Kabupaten Bintan.
Menurutnya akibat kebakaran menyebabkan polusi udara yang tidak sehat. Sementara pelaku belum tertangkap dan pihak kepolisian masih menyelidiki. (red)