Posko Penyaluran Siswa Baru di Batam, 2.500 Siswa Sudah Ditempatkan Sekolah 

Kadisdik Kepri Andi Agung

Zonakepri.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) mendirikan posko khusus di Kota Batam untuk menangani calon peserta didik baru yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri maupun swasta pada tahun ajaran 2025/2026.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, menjelaskan bahwa dari total sekitar 3.500 siswa yang belum tertampung, sebanyak 2.500 di antaranya kini sudah mendapat penempatan di berbagai sekolah.

“Syukur alhamdulillah, saat ini kurang lebih 2.500 siswa sudah terakomodasi, khususnya di wilayah Batam. Karena prosesnya dilakukan secara langsung di posko, laporan yang kami terima menyebutkan 3.500 siswa telah diajukan ke berbagai satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta,” ujarnya, 8 Juli 2025.

Ia mengingatkan para orang tua agar tidak terlalu memaksakan pilihan sekolah tertentu untuk anak-anak mereka.

Pemerintah, menurutnya, telah membuka tambahan ruang belajar di sejumlah sekolah yang kapasitasnya masih tersedia.

“Kami sudah menambah kelas baru di sekolah yang masih memiliki sisa daya tampung. Mudah-mudahan ini bisa menjawab semua kendala yang ada di lapangan,” jelas Andi.

Sebagai langkah strategis untuk mengatasi lonjakan pendaftar di jenjang SMK, Pemprov Kepri tahun ini juga membuka SMK Negeri 12 Batam.

Sekolah ini sebelumnya masih menumpang di SMA Negeri 27 Batam.

“Pembukaan SMK 12 ini untuk mengurangi beban di SMK 1 dan SMK 5, karena minat masyarakat terhadap SMK tahun ini cukup tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Andi mengungkapkan bahwa sejumlah SMK lain seperti SMK 2, 3, 8, 9, 10, dan 11 sempat dijadikan opsi penyaluran, namun sebagian besar kini sudah mencapai kapasitas maksimal.

“SMK 1 bahkan hampir seluruhnya mengakomodasi tambahan dari SMK 5. Artinya, redistribusi siswa sudah berjalan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, penyaluran siswa di daerah lain seperti Tanjungpinang dan Karimun disebut sudah selesai. Kini tersisa sekitar 1.000 siswa di Batam yang masih dalam proses verifikasi data dan penempatan.

Di akhir pernyataannya, Andi juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas praktik untuk mendukung pembelajaran di sekolah-sekolah kejuruan.

“Kami telah mengajukan permohonan ke Gubernur agar peralatan praktik di SMK bisa ditingkatkan. Tujuannya agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih maksimal,” pungkasnya. (Ki)

2500 sudah ditempatkan di sekolahAndi AgungPelajar tingkat SMK/SMAPosko penyaluran Siswa BaruSekolah di Batam
Comments (0)
Add Comment