Zonakepri.com – Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat,Jumat (13/6/2025 ).kondisi ini makin diperparah dengan keterlibatan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara disejumlah lokasi di Iran.
Menghadapi situasi keamanan yang tidak stabil ini,Pemerintah Indonesia melalui Kemeterian Luar negeri (Kemenlu ) RI mengevakuasi Warga Negara Indonesia yang berada di daerah konflik.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI,Judha Nugraha menyebutkan,puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran telah tiba di tanah air.”Pemerintah Indonesia telah mengevakuasi sebanyak 73 evacue,terdiri dari72 WNI dan 1 WN Iran,” sebutnya,Jumat (27/6/2025).
Judha menambahkan, sebanyak 24 orang masih berada di titik transit di Baku, Azerbaijan, dan akan dipulangkan secara bertahap pada 28, 29, dan 30 Juni 2025.
Terkait rincian kepulangan selanjutnya, Direktur PWNI Kemlu itu mengatakan bahwa enam orang pertama akan tiba pada 28 Juni melalui rute penerbangan Baku-Doha-Bangkok-Jakarta.
Selanjutnya, lima WNI akan tiba pada 29 Juni dan 13 WNI sisanya pulang ke RI pada 30 Juni, kata Judha, sembari menambahkan bahwa kedua gelombang kepulangan ini terbang melalui rute Baku-Jakarta dengan transit di Doha. “Kemlu berkoordinasi erat dengan Perwakilan RI di negara-negara transit guna memastikan kelancaran dan keselamatan proses evakuasi ini,” katanya.
Seperti diketahui bahwa selain WNI dari Iran, Kemlu RI telah mengevakuasi tiga WNI dari wilayah Yaman Utara yang dikuasai kelompok Houthi melalui asistensi dari KBRI Muscat.
Juga dua WNI pemukim Tel Aviv dan Yerusalem yang dievakuasi dengan bantuan dari KBRI Amman di Yordania. Kelima WNI tersebut telah tiba di Jakarta pada Rabu (25/6/2025).
KBRI Muscat dan KBRI Amman telah menetapkan status keamanan di wilayahnya masing-masing, yaitu Yordania serta Palestina dan Israel, ke tingkat tertinggi yaitu Siaga 1.
Total ada 97 orang yang bersedia dievakuasi pemerintah RI dari Iran menyusul eskalasi perang dengan Israel di negara tersebut.
Ke-97 orang tersebut terdiri dari 96 WNI, termasuk 3 staf kedutaan, dan satu WN Iran yang menikah dengan pasangan WNI. Mereka telah diseberangkan ke Baku, Azerbaijan, untuk persiapan penerbangan kembali mereka ke Indonesia yang dilakukan secara berangsur.
Sejak Jumat (13/6/2025), Israel meluncurkan serangan berskala besar ke Iran dengan mengincar fasilitas nuklir di sejumlah kota Iran dan pusat-pusat komando tinggi militer.
Sebagai tanggapan, militer Iran meluncurkan Kembali serangan balasan dengan rudal balistik ke Israel.
Saat ini tengah berlangsung gencatan senjata antara Iran dan Israel. Serangan militer dari kedua belah pihak telah berhenti sejak otoritas Iran dan Presiden AS Donald Trump, Selasa (23/65/2025), mengumumkan penghentian serangan.(sumber : infopublik.id)