Zonakepri.com- Guna mendukung program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta memupuk semangat kepedulian sosial, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang melaksanakan bakti sosial (Baksos) dengan membagikan paket sembako, kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan warga yang tinggal disekitar rutan, tepatnya di wilayah RT 03/RW 01 dan RT 04/RW 01 Kelurahan Tanjungpinang Barat.
Kepala Seksi Pengelolaan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Fatur Rahmani menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan dalam mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial.
Kegiatan bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi juga bentuk perhatian dan empati terhadap masyarakat sekitar dan keluarga warga binaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata serta membangun hubungan yang lebih harmonis antara instansi pemerintah dengan masyarakat,” ujar Fatur, Sabtu (07/12/2024).
Fatur menambahkan, bakti sosial ini bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya gotong royong serta mempererat hubungan antara instansi pemerintah, masyarakat, dan warga binaan.
Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Widodo, mengungkapkan, rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Rutan Tanjungpinang.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pihak Rutan yang telah peduli dengan kondisi kami,” ujarnya.
Adapun paket sembako yang dibagikan berjumlah 20 dengan rincian 10 paket sembako berisikan beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, susu kaleng, telur, dan sarden. Diberikan kepada warga sekitar.
Sedangkan 10 paket sembako dengan isi yang sama diberikan kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada rehabilitasi warga binaan, tetapi juga turut aktif berkontribusi dalam membangun masyarakat sekitar.
Dengan aksi nyata seperti ini, Rutan Kelas I Tanjungpinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.(hms/zup)