Zonakepri.com – Sejumlah SPPG di Kota Tanjungpinang menghentikan pasokan MBG ke sekolah sekolah dalam beberapa hari terakhir.
Meski tidak ada libur sekolah, distribusi MBG terhenti selama beberapa hari.
Program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) telah 2 hari tak diterima siswa SMPN 17 Tanjungpinang.
Diketahui sejak Kamis lalu (5/2/2026) siswa yang bersekolah di SMPN 17 ini tak menerima program Presiden Republik Indonesia ini.
Salah satu pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Jalan Raja Haji Fisabilillah tepatnya di depan swalayan Al-Baik Km 8 saat ditemui mengatakan harus ada surat terlebih dahulu jika butuh informasi di SPPG.
Bahkan, staf tersebut mengatakan permintaan surat ini ia dapatkan dari perintah atasan.
“Ini perintah atasan. Apabila butuh informasi dan kejelasannya silahkan surati terlebih dahulu,” sebutnya. Jumat (6/2/2026).
Staf tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya benar telah menghentikan distribusi MBG di SMPN 17.
“Hal itu benar kami hentikan sementara,” pungkasnya.
Dilain sisi, salah satu pihak sekolah SMPN 17 Tanjungpinang yang tidak ingin menyebutkan namanya turut membenarkan bahwa distribusi MBG di SMPN 17 tidak diterima.
Bahkan, pihak sekolah turut membenarkan bahwa sejak Kamis (5/2/2025) tidak ada pihak SPPG mengantarkan MBG ke sekolah itu.
“Iya benar sejak Kamis kemarin kami tidak menerima pengantaran MBG,” sebut salah satu pihak sekolah yang dijumpai, Jumat (6/2/2025).
Mengenai alasan penghentian ini, dirinya tak mengetahui pasti penyebab mengapa distribusi MBG dihentikan untuk SMPN 17.
Saat ditanyakan keberadaan kepala sekolah guna mendapatkan informasi lebih lanjut, staf tersebut mengatakan bahwa kepala sekolah sedang melakukan Dinas Luar (DL).
“Saat ini kepala sekolah sedang menjalani dinas luar,” pungkasnya.
Hal senada juga dialami SDN 015 Tanjungpinang Timur yang telah mengalami penghentian sementara pasokan MBG di sekolah ini, terhitung sejak 2 Februari 2026. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak sekolah, bahwa penghentian MBG disebabkan ada perbaikan SPPG. “MBG akan didistribusikan lagi pada 11 Februari 2026,”sebut pihak sekolah kepada jajaran wali murid. (Ki)