Selama 3 Hari, Belasan Ribu Pengunjung Padati Pulau Penyengat 

Pengunjung berdatangan ke Pulau Penyengat saat libur Lebaran

Zonakepri.com-Pulau Penyengat sebagai salah satu destinasi wisata religi maupun sejarah menjadi perhatian masyarakat luas baik lokal, luar daerah maupun manca negara.

Pada hari Jumat 4 April 2025, Masjid Sultan Riau Penyengat dipadati pengunjung untuk menunaikan sholat Jumat Berjamaah. Selain itu, makam Raja Haji Fisabilillah, Engku Putri Raja Hamidah dan lainnya menjadi daya tarik wisata sejarah. Bahkan Balai Adatpun juga dipenuhi pengunjung.

Usai hari raya Idul Fitri 31 Maret 2025, pada 1 April 2025 mulai berdatangan pengunjung di Pulau Penyengat. Pada 2 April 2025 jumlah kunjungan ke Pulau Penyengat tembus 5000 orang. Sedangkan 3 April 2025 jumlah pengunjung sekitar 3000-4000 orang. Sedangkan Jumat 4 April 2025 jumlah pengunjung melebihi 5000 orang.

Hal itu disampaikan ketua penambang pompong Pulau Penyengat Razali, Jumat 4 April 2025. Menurutnya, pengunjung yang memadati Pulau Penyengat berdatangan di Pelantar Kuning dan diantar puluhan penambang pompong yang telah tersedia di Pelantar Kuning.

“Musim liburan khususnya hari raya Idul Fitri, para penambang bisa menghasilkan pendapatan per hari Rp2,7 juta. Sama dengan gaji tenaga honorer selama sebulan, “ungkapnya.

Menurut Razali, jumlah pengunjung di Pulau Penyengat masih akan terus berlangsung hingga Minggu 6 April 2025. “Diprediksi, pengunjung akan membanjiri Pulau Penyengat hingga Minggu 6 April 2025,” ujarnya.

Razali mengatakan, jumlah pengunjung di Pulau Penyengat pada libur lebaran tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. “Naik sekitar 2000 an pengunjung dibandingkan tahun lalu, ” sebutnya.

Padatnya pengunjung di Pulau Penyengat terlihat dari penuhnya kendaraan yang terparkir di halaman kantor Disbudpar Tanjungpinang. Maupun tempat parkir sepeda motor di area dermaga maupun luar dermaga.

Pemuda Penyengat, Sasjoni mengatakan, mulai tahun ini ada penambahan lokasi parkir di Halaman Kantor Disbudpar Tanjungpinang. “Ada sekitar 500 sepeda motor parkir di Halaman Kantor Disbudpar hari ini. Sedangkan jumlah sepeda motor yang terparkir diarea dermaga sekitar 300 sepeda motor, ” ujarnya.

Salah satu pengunjung di Pulau Penyengat Alia yang berasal dari Kota Batam mengaku mengisi libur lebaran dengan berkunjung ke Pulau Penyengat bersama keluarga. Alia mengaku terkesan di Pulau Penyengat, karena bisa naik becak motor. “Becak motor tidak ada di Batam, bagus Pulau Penyengat sekarang, ” ungkapnya.

Alia mengaku datang bersama keluarga ke Tanjungpinang dan menginap di salah satu penginapan bersama keluarga.

Hal senada disampaikan M. Sa’adah yang membawa keluarga maupun anak anak mengunjungi Pulau Penyengat, untuk mengenalkan sejarah melayu kepada anak anak. “Sembari jalan jalan ke Pulau Penyengat, juga mengenalkan sejarah melayu bagi anak, ” ujarnya.(rul)

Capai 5000 pengunjungJumlah kunjungan Di Pulau PenyengatMembludakPenambang pompong
Comments (0)
Add Comment