Tanjungpinang,Zonakepri-Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang merilis sebanyak tiga negara yang memiliki jumlah kunjungan terbesar masuk melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dalam kurun waktu 2018 hingga 2019. Ketiga negara tersebut yakni Singapura, China dan Malaysia.
kunjungan tahun 2019, jumlah pengunjung asal Singapura mencapai 61,332 orang, disusul pengunjung asal China sebanyak 63.627 orang dan pengunjung dari Malaysia sebanyak 12.844 orang.
Dibandingkan jumlah kunjungan tahun 2018, jumlah pengunjung dari Singapura tahun 2019 mengalami penurunan. Pada tahun 2018 jumlah pengunjung dari Singapura mencapai 61.622 orang. Sementara tahun 2019 menurun menjadi 61.332 orang.
“Pengunjung asal China melonjak pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018, untuk tahun 2018 sebanyak 55.013 orang. Demikian juga jumlah pengunjung asal Malaysia tahun 2019 juga meningkat dibandingkan tahun 2018. Pada tahun 2018 jumlah pengunjung asal Malaysia sebanyak 12.477 orang,” papar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang Hongky Juanda dalam rilis kepada pers, Senin 30 Desember 2019.
Disebutkannya kedatangan pengunjung di Kota Tanjungpinang baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) didominasi menggunakan kapal laut dibandingkan pesawat.
Jumlah kedatangan WNI yang tiba di Bandara Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang pada tahun 2018 sebanyak 2 orang. Sementara jumlah WNA mencapai 23 orang. JUmlah WNI menurun tajam yang dating di Bandara RHF tahun 2019 nihil. Namun untuk WNA jumlahnya meningkat 551 orang.
Untuk keberangkatan WNI di Bandara RHF tahun 2018 sebanyak 5 orang namun tahun 2019 nihil. Sedangkan tahun 2018, jumlah WNA yang berangkat melalui bandara RHF sebanyak 23 dan tahun 2019 menjadi 553 orang.
Berdasarkan tempat pemeriksaan imigrasi di Pelabuhan Sri Bintan Pura, kedatangan WNI yang menggunakan kapal laut tahun 2018 mencapai 104.268 dan tahun 2019 menurun menjadi 102.803 orang.
Sementara itu, kedatangan WNA tahun 2018 141.357 orang dan 2019 naik menjadi 154.569 orang. Sedangkan keberangkatan WNI tahun 2018 106.318 dan tahun 2019 menurun jadi 103.371 orang. Untuk keberangkatan WNA pada tahun 2018 sebanyak 139.093 orang dan tahun 2019 sebanyak 150.021 orang. (red)