Zonakepri.com —Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang masih melanjutkan operasi pencarian terhadap satu awak kapal KM Kawal Jaya 9 yang hilang akibat kapal mengalami tubrukan di perairan Bintan.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, S.A.P., M.Si., menjelaskan upaya pencarian masih terus berlanjut hingga Minggu 1 November 2026.
Pada operasi pencarian pada hari kedua, Sabtu 31 Oktober 2026 belum membuahkan hasil terhadap pencarian korban yang diketahui bernama Dinar (51 th).
Pada pencarian korban hari kedua, dimulai sejak pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan memfokuskan penyisiran visual di permukaan air dengan mengerahkan KN Sarotama milik PLP Tanjung Uban, RIB 04 Tanjung Uban, serta Sea Rider Pos AL Berakit.
Selain penyisiran di area lokasi kejadian, juga mengirimkan e-broadcast lintas instansi untuk mengantisipasi penemuan korban.
“Pada pencarian hari kedua, dioptimalkan penyisiran permukaan menggunakan KN Sarotama dan mengirimkan E-Broadcast melalui VTS Batam, kepada kapal-kapal niaga yang melintas.
Hingga pukul 18.30 WIB, upaya pencarian dan pemantauan dari unsur gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Tanjung Uban, PLP Tanjung Uban, Polairud Polres Bintan, Pos AL Berakit, VTS Batam, serta nelayan setempat masih membuahkan hasil nihil.
Sebagaimana disiarkan sebelumnya, kecelakaan laut yang melibatkan Kapal Penangkap Ikan KM Kawal Jaya 9 terjadi di Perairan Utara Berakit, Bintan, pada Jumat (30/10) pukul 04:23 WIB.
Akibat insiden tubrukan tersebut, 1 orang awak kapal dilaporkan hilang, sementara 13 awak lainnya dinyatakan selamat. (hms/rul)