Zonakepri.com – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pertumbuhan positif pada triwulan III tahun 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, pertumbuhan ekonomi daerah ini mencapai 7,48 persen (year-on-year). Angka tersebut meningkat 0,4 persen dibanding periode sebelumnya.
Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan bahwa peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor utama, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Terkait pertumbuhan ekonomi kita sebesar 7,48 persen, saya kira hal ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi utama. Oleh sebab itu, program-program pengembangan UMKM akan terus kita dorong,” ujar Ansar, Kamis (6/11/2025).
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaku UMKM, baik melalui bantuan modal usaha tanpa bunga, kemudahan perizinan, maupun peningkatan kualitas layanan birokrasi yang cepat dan efisien.
“Kita tidak hanya memberi insentif fiskal, tapi juga dukungan nonfiskal berupa pelayanan yang baik, cepat, dan tepat. Semua klaster ekonomi akan kita jaga agar pertumbuhan ini tetap berkelanjutan,” tambahnya.
Ansar juga menyoroti pentingnya peran sektor swasta dalam memperkuat ekonomi daerah. Menurutnya, walaupun terdapat fluktuasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun jika sektor swasta bisa bergerak lebih cepat dan masif, hal itu akan mendorong PDRB dan pertumbuhan ekonomi Kepri secara signifikan.
Sebelumnya, BPS Kepri melaporkan bahwa PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) pada triwulan III-2025 mencapai Rp94,59 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp55,68 triliun.
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan didorong oleh sektor industri pengolahan yang berkontribusi sebesar 2,80 persen, serta pertambangan dan penggalian dengan kontribusi terbesar 1,30 persen.
Dari sisi pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memiliki andil pertumbuhan 3,75 persen, sementara komponen net ekspor memberikan andil tertinggi yaitu 1,82 persen.
Secara keseluruhan, PDRB Kepri triwulan III-2025 memberikan kontribusi sebesar 7,07 persen terhadap total PDRB Pulau Sumatera, menandakan peran strategis Kepri dalam mendukung perekonomian regional.(Ki)