Walikota Tanjungpinang Akan Gelar Razia Pasar Cegah Penimbunan Bahan Pokok

Zonakepri.com – Di tengah kecemasan masyarakat terhadap naiknya harga kebutuhan pokok menjelang tahun baru dan bulan puasa, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, justru membawa kabar kontras: beras aman, tapi sayur-mayur terancam krisis.

Lis mengungkapkan bahwa Tanjungpinang segera kedatangan 24.000 ton beras dari Bulog, memastikan stok tetap melimpah hingga Maret 2026.

“Sampai akhir tahun aman, bulan puasa juga aman. Beras kita berlebih,” katanya, Rabu (10/12/2025).

Namun situasi berbeda terjadi pada komoditas lain. Cabai merah, bawang merah, hingga berbagai jenis sayuran kini mengalami minus pasokan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar dari pemerintah soal penyebab berkurangnya suplai.

“Kita sedang minta data dari PT Pelindo. Kita ingin tahu apakah barang yang masuk sesuai dengan barang yang tersebar di pasar,” ujar Lis.

Pemerintah mencium potensi adanya permainan pasokan, bahkan kemungkinan penimbunan untuk mendorong kenaikan harga.

Karena itu, Pemko Tanjungpinang bersama Polresta sebagai bagian dari Satgas Ketahanan Pangan akan melakukan razia harga dan pengecekan pasar mulai besok.

Distributor yang kedapatan menaikkan harga tanpa alasan jelas akan dipanggil dan dimintai keterangan.

Meski komoditas sayur bergejolak, harga beras justru tetap stabil. “Beras masih wajar, sekitar Rp16 ribu. Tidak sampai Rp20 ribu,” pungkasnya.(Ki)

 

Cegah penimbunanJelang nataruKenaikan harga bahan pokokWalikota akan gelar Razia Pasar
Comments (0)
Add Comment