Wamen Kebudayaan Giring Ganesha : Tugu Monumen Bahasa Yang Akan Dibangun di Penyengat Simbol Jejak Sejarah

Zonakepri.com – Gelaran Kepri Art & Culture International di depan Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, menjadi momentum penguatan identitas budaya Melayu setelah Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, menegaskan kembali besarnya kontribusi Kepulauan Riau terhadap sejarah bangsa.

Dalam sambutannya, Giring menyatakan bahwa Kepri bukan hanya memiliki kekayaan tradisi, tetapi juga memegang peranan penting sebagai wilayah lahirnya ragam bahasa yang kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia.

Ia menekankan bahwa sosok Raja Ali Haji, tokoh besar sastra Melayu dari Kepri, merupakan figur sentral dalam perkembangan bahasa tersebut.

“Kepri memiliki warisan sejarah yang sangat menentukan. Daerah yang merawat budayanya akan mampu mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” ujar Giring Ganesha di panggung gelaran Kepri Art & Culture Internasional 2025 di pelataran Gedung LAM Kepri, Selasa malam 25 November 2025.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung rencana pembangunan Monumen Tugu Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat sebagai simbol jejak sejarah itu.

Kunjungannya semakin menarik perhatian publik ketika Giring turut bernyanyi bersama Band Wali, yang malam itu menjadi pengisi acara utama. Penampilan mereka membuat area acara dipadati warga yang datang menikmati rangkaian pertunjukan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Kepri Art & Culture International digelar sebagai upaya memastikan budaya Melayu tetap terjaga dan dikenal luas. Ia menyebut pelestarian budaya menjadi landasan bagi penguatan jati diri daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita memperkenalkan sekaligus mempertahankan budaya Melayu Kepri,” kata Ansar.

Selain pertunjukan seni, acara tersebut juga menjadi awal dimulainya agenda pembangunan Monumen Tugu Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat yang akan direalisasikan pada 2026, sebagai penanda pentingnya peranan Kepri dalam perjalanan bahasa nasional.(Ki)

Di penyengatSimbol jejak sejarahTugu Monumen BahasaWamen Kebudayaan Giring Ganesha
Comments (0)
Add Comment