Wamentrans RI Panen Padi dan Jeruk di Kawasan Transmigrasi Batola Kalsel

Panen jeruk dan padi di kawasan transmigrasi Batola Kalsel

Zonakepri.com-Kawasan transmigrasi Cahaya Baru, Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan baru saja panen raya padi dengan lahan 320 ha sawah dan 60 ha kebun jeruk.

Atas capaian tersebut, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi optimis kawasan transmigrasi ini bisa dan akan terus berkontribusi dalam program swasembada pangan yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai program prioritas nasional.

“Kami sangat senang kawasan transmigrasi menjadi lumbung pangan, salah satunya dari Cahaya Baru,” kata Wamen Viva Yoga selepas melakukan panen raya padi di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru, Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan pada Rabu (20/8) lalu.

Kawasan transmigrasi menjadi lumbung pangan karena berbagai pihak telah bekerja keras. Raihan positif ini menurut Wamen Viva Yoga akan terus dilakukan dengan berbagai langkah. Pertama, Kementerian Transmigrasi akan bersinergi dengan berbagai kementerian seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, dan Kementerian ATR/BPN. Lewat program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan diharapkan mampu meningkatkan produktifitas panen, dari yang sebelumnya 6 ton/ha menjadi 8 ton/ha.

“Bila ini terealisasi maka tahun depan kita tidak impor”, kata mantan anggota Komisi IV DPR itu.

Kedua, selain bersinergi dengan kementerian terkait. Kementerian Transmigrasi melakukan sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya sehingga optimalisasi kawasan transmigrasi akan benar-benar menjadi lumbung pangan nasional.

Ketiga, beliau mendorong agar bantuan yang telah diberikan Kementerian Transmigrasi ke Batola sebesar Rp4,8 miliar mampu meningkatkan kinerja pemerintah daerah setempat untuk lebih serius mengelola kawasan transmigrasi yang ada.

Kiat menjadikan kawasan transmigrasi menjadi penopang swasembada pangan nasional yang diterapkan di Cahaya Baru, menurut Wamen Viva Yoga juga akan dilaksanakan di 154 kawasan transmigrasi lainnya yang menjadi prioritas nasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan pola yang sama maka program transmigrasi tidak hanya mampu menciptakan kesejahteraan bagi transmigran dan warga sekitar namun juga bisa berkontribusi dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Kedatangan Wamen Viva Yoga Mauladi mendapat sambutan hangat dari Bupati Batola H. Bahrul Ilmi beserta jajarannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Wamen. Apa yang diharapkan oleh Kementerian Transmigrasi semoga bisa dilaksanakan dengan baik sehingga Batola menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam hal pertanian,” ujarnya.

Sebagai informasi, Wamen Viva Yoga menghadiri panen raya padi di lahan seluas 320 ha yang terbagi dalam beberapa hamparan sawah dan jeruk 60 ha. Momen panen raya tersebut juga dihadiri Bupati Batola H. Bahrul Ilmi, Wakil Bupati Herman Susilo, Ketua DPRD Ayu Dyan Liliana Sari Wiryonno, Dandim Batola, Polres Batola, Forkompida, para kepala desa, transmigran, pengurus Perhimpunan Anak Transmigrasi (PATRI), dan masyarakat lokal.

(AAFY/siaran pers)

 

 

Batola KalselDi kawasan transmigrasiPanen padi dan jerukWamentrans RI
Comments (0)
Add Comment