Tanjungpinang,Zonakepri-Jumlah pasien yang dinyatakan reaktif uji Rapid Test Di Provinsi Kepri terus bertambah dari hari ke hari. Sebelumnya jumlah pasien reaktif sebanyak 216 orang naik menjadi 239 orang.
Data perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepri pada Minggu 17 Mei 2020 menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien yang dinyatakan reaktif di Provinsi Kepri.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, tambahan 14 orang yang bekerja di Pelabuhan, dermaga tersebut dinyatakan reaktif membuat khawatir semua pihak. Mengingat pelabuhan merupakan pintu masuk dan lalu lalang orang.
Menurut Tjetjep ke-14 orang yang dinyatakan reaktif meski tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala) yang telah dikarantina di Rumah Singgah RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang sejak Sabtu 16 Mei 2020, sekaligus dilakukan uji Swab PCR dan dikirim sampel ke BTKL PP Batam. “Untuk hasil Swab tersebut dapat diketahui besok, Senin 18 Mei 2020,” sebutnya ditemui Minggu 17 Mei 2020.
Lebih jauh dikatakannya, jika nanti hasil Swab ke-14 orang tersebut positif, maka akan dilakukan racing besar besaran terhadap mereka yang melakukan kontak dengan 14 orang tersebut.
“Biasanya, hasil uji Swab tidak jauh menyimpang dari uji Rapid Test, ” ungkapnya.
Oleh karena itu, kepada masyarakat diminta tetap menjaga sosial distancing dan wajib mengenakan masker. Meski jumlah kasus positif di Tanjungpinang khususnya tersisa 2 orang yang dirawat di RSUD RAT dan 2 orang menjalani karantina di rumah. Mengingat Tanjungpinang masih kategori Zona Merah. (red)